Inews Combat Sports – Setelah beberapa bulan mundur dari dunia MMA untuk fokus pada masalah pribadi, Ilia Topuria akhirnya mengonfirmasi rencananya untuk kembali pada musim semi 2026. Pada November lalu, ia mengumumkan bahwa dirinya akan beristirahat sementara dari UFC. Namun, kini ia siap kembali untuk mempertahankan gelar juara yang ia miliki. Topuria menargetkan untuk bertarung melawan pemenang antara Justin Gaethje dan Paddy Pimblett dalam perebutan gelar juara interim kelas ringan UFC.
Target Topuria: Knockout of the Year 2026
Topuria yang dikenal dengan kemampuan menyelesaikan pertarungan lewat KO, baru-baru ini mengungkapkan keinginannya untuk meraih penghargaan Knockout of the Year pada 2026. Meskipun belum ada jadwal pasti untuk kembalinya, ia percaya bahwa ia bisa kembali ke octagon dan memperlihatkan kemampuan terbaiknya. Dengan kembalinya pada musim semi, ia berencana untuk meraih kemenangan yang impresif dan menjadi calon favorit untuk penghargaan tersebut.
“Baca Juga : Momen Ikonik MMA 2025: Knockout Spektakuler Mauricio Ruffy atas King Green“
Kembalinya Topuria: April-Juni 2026
Topuria mengonfirmasi bahwa ia menargetkan periode antara April dan Juni 2026 untuk kembali bertarung. Ia berencana untuk mempertahankan gelarnya melawan pemenang antara Justin Gaethje dan Paddy Pimblett. Jika sesuai dengan jadwal, pertarungan ini bisa berlangsung tepat sebelum UFC White House, yang berlangsung setiap bulan Juni. Ini akan menjadi waktu yang tepat bagi Topuria untuk kembali dan meraih kemenangan besar.
Penuh Ambisi: Melawan Islam Makhachev
Meskipun fokus utamanya saat ini adalah melawan pemenang Gaethje-Pimblett, Topuria tetap menaruh perhatian pada juara welterweight Islam Makhachev. Sejak setahun lalu, Topuria sudah menunjukkan ketertarikannya untuk bertarung melawan Makhachev. Ia sangat percaya diri bisa mengalahkan Makhachev dan bahkan meremehkan kemampuan Makhachev dengan mengatakan, “Bahkan dalam mimpinya pun, dia tidak akan bisa mengalahkan saya.”
“Baca Juga : Gaethje vs Pimblett: Duel Seru di UFC 324 yang Tak Boleh Dilewatkan“
Menyoroti Arman Tsarukyan yang Terlupakan
Meskipun banyak perhatian tertuju pada pemenang Gaethje-Pimblett, ada nama lain yang pantas diperhitungkan: Arman Tsarukyan. Tsarukyan, yang dianggap salah satu kandidat terbaik untuk mendapat kesempatan perebutan gelar, masih belum mendapat giliran tersebut. Topuria pun menanggapi Tsarukyan dengan singkat, menunjukkan bahwa Tsarukyan harus bekerja lebih keras untuk mendapatkan kesempatan bertarung memperebutkan gelar.
Kembalinya Sang Juara untuk Menyatukan Gelar
Topuria, yang dijuluki “El Matador”, kembali dengan ambisi besar. Ia ingin mempertahankan gelarnya dan membuktikan bahwa ia adalah yang terbaik di kelas ringan UFC. Selain itu, ia berharap bisa menghadapi tantangan lebih besar lagi di masa depan, termasuk peluang melawan Makhachev. Dengan tekad dan semangatnya, Topuria berharap bisa kembali ke jalur kemenangan dan melanjutkan dominasinya di UFC.