Inews Combat Sports – UFC 324 baru-baru ini menyuguhkan pertarungan seru antara Justin Gaethje dan Paddy Pimblett. Gaethje, yang mengincar gelar sementara kelas ringan, berhasil mengalahkan Pimblett dalam sebuah pertarungan yang sangat dinanti. Kemenangan ini menandai babak baru bagi Gaethje, yang kini berada di posisi strategis untuk melangkah lebih jauh dalam perebutan gelar utama. Dalam edisi terbaru acara Between the Links, panel membahas berbagai topik seru, mulai dari hasil UFC 324 hingga prediksi untuk UFC 325 yang semakin mendekat.
Kemenangan Dominan Gaethje atas Pimblett
Pertarungan utama di UFC 324 berlangsung dengan sangat intens, namun Gaethje mampu menunjukkan dominasinya. Gaethje, yang dikenal dengan gaya bertarung agresifnya, mengatasi Pimblett dengan mudah. Kemenangan ini memberi Gaethje gelar sementara kelas ringan, membuka peluang besar bagi dia untuk mendapatkan kesempatan melawan juara utama. Panel Between the Links membahas taktik dan teknik yang membuat Gaethje unggul di atas Pimblett, serta apa yang bisa diharapkan dari petarung ini di pertarungan selanjutnya.
“Baca Juga : Momen Ikonik MMA 2025: Knockout Spektakuler Mauricio Ruffy atas King Green“
UFC 324: Bagaimana Performa Acara di Paramount+?
Selain pertarungan menarik antara Gaethje dan Pimblett, UFC 324 juga menjadi sejarah baru dalam siaran olahraga. UFC kini bekerja sama dengan Paramount+, menawarkan pengalaman baru bagi penggemar. Meski acara ini menarik perhatian, ada juga beberapa kritik mengenai kualitas siaran dan penyiaran di platform tersebut. Panel acara ini membahas bagaimana tayangan UFC 324 disiarkan di Paramount+, dan apakah pengalaman menonton di platform tersebut memenuhi harapan penggemar MMA.
Ilia Topuria: Lawan Potensial Gaethje Berikutnya
Setelah kemenangan Gaethje, banyak yang bertanya-tanya siapa yang akan menjadi lawannya selanjutnya. Ilia Topuria, yang tengah dalam performa terbaiknya, sering disebut-sebut sebagai kandidat utama untuk bertarung melawan Gaethje. Topuria, dengan gaya bertarung agresifnya, bisa menjadi ujian berat bagi Gaethje. Panel Between the Links membahas potensi pertarungan ini dan apakah Topuria siap menghadapi petarung sekelas Gaethje dalam perebutan gelar.
Pimblett: Menghadapi Kekalahan Pertama dan Jalan ke Depan
Bagi Paddy Pimblett, kekalahan di UFC 324 adalah pukulan besar. Ini adalah kekalahan pertama dalam karier UFC-nya, yang tentunya menimbulkan banyak pertanyaan tentang bagaimana dia akan bangkit. Panel acara ini membahas kemungkinan langkah Pimblett ke depan. Meskipun kekalahan ini mengecewakan, Pimblett masih memiliki peluang besar untuk kembali kuat di pertandingan mendatang, dan perjalanan kariernya tetap memiliki banyak potensi.
“Baca Juga : Gaethje vs Pimblett: Duel Seru di UFC 324 yang Tak Boleh Dilewatkan“
UFC 325: Apa yang Bisa Diharapkan dari Acara Berikutnya?
Dengan UFC 324 yang baru saja berlangsung, perhatian kini beralih ke UFC 325, yang akan menampilkan pertarungan seru antara Alexander Volkanovski dan Diego Lopes. Panel Between the Links membahas bagaimana UFC 325 menjanjikan pertarungan yang sangat dinantikan, dengan kualitas kartu yang menarik. Pertarungan ini menjadi sorotan karena Volkanovski akan mempertahankan gelar juara kelas bulu dalam laga ulang melawan Lopes. Pembahasan mengenai strategi kedua petarung dan peluang kemenangan menjadi sorotan utama.
Patchy Mix Dilepas UFC: Apa yang Akan Terjadi Selanjutnya?
Selain pembahasan UFC 324 dan UFC 325, berita mengejutkan datang dari Patchy Mix yang baru saja dilepas oleh UFC. Keputusan ini mengundang banyak pertanyaan mengenai masa depan Mix di dunia MMA. Panel acara ini membahas apa yang menjadi alasan di balik keputusan tersebut dan apa langkah Mix selanjutnya. Meski dilepas dari UFC, Mix masih memiliki peluang besar untuk bertarung di organisasi lain, dan kariernya di dunia MMA belum berakhir.