Inews Combat Sports – Rogers Place di Edmonton, Alberta, menjadi panggung pertarungan penuh kejutan ketika Joaquin Buckley dan Mike Malott ‘bertemu dalam laga utama kelas welter. Duel ini membawa tekanan berbeda bagi kedua petarung. Buckley datang dengan dua kekalahan beruntun dan membutuhkan kemenangan untuk menghentikan tren negatif. Sebaliknya, Malott memasuki oktagon dengan kepercayaan diri tinggi setelah membangun empat kemenangan berturut-turut. Ketika pertarungan dimulai, keduanya langsung menunjukkan intensitas tinggi dan mencoba membaca jarak serangan masing-masing. Namun, malam akhirnya menjadi milik petarung Kanada tersebut. Hasil UFC Edmonton 2026 mencatat Mike Malott mengalahkan Buckley melalui KO pada ronde kedua, tepat pada menit 2:32. Kemenangan itu terasa semakin istimewa karena Malott mendapatkannya di Kanada. Bagi publik tuan rumah, hasil tersebut menjadi penutup emosional dari rangkaian pertandingan yang sebelumnya juga dipenuhi penyelesaian cepat dan kejutan.
Mike Malott Menghentikan Buckley pada Ronde Kedua
Pertarungan utama berubah drastis pada ronde kedua. Setelah menjalani fase awal dengan tensi tinggi, Mike Malott menemukan kesempatan untuk melancarkan serangan yang menentukan. Sebuah serangan lutut keras menghantam wajah Joaquin Buckley dan menjadi awal dari berakhirnya pertandingan. Wasit akhirnya menghentikan duel pada menit 2:32 ronde kedua dan memastikan kemenangan KO untuk Malott. Hasil tersebut memperpanjang rangkaian kemenangan sang petarung sekaligus memberi pukulan berat bagi Buckley yang sebelumnya sudah mengalami dua kekalahan beruntun. Dalam olahraga seperti MMA, satu momentum memang dapat mengubah keseluruhan arah pertandingan dalam hitungan detik. Malott berhasil memanfaatkan kesempatan tersebut ketika tekanan berada pada titik tertinggi. Hasil UFC Edmonton 2026 sekaligus memperlihatkan bahwa kepercayaan diri dari kemenangan beruntun dapat menjadi modal penting. Bagi Malott, kemenangan atas Buckley berpotensi memperkuat posisinya dalam persaingan kelas welter UFC yang terkenal sangat kompetitif.
Baca Juga : Bivol vs Callum Smith Resmi, Tiga Sabuk Jadi Taruhan
Jasmine Jasudavicius Kejutkan Erin Blanchfield
Kejutan besar juga muncul pada laga pendamping utama ketika Jasmine Jasudavicius menghadapi Erin Blanchfield. Sebelum pertarungan, keduanya membawa catatan impresif karena sama-sama memenangkan empat dari lima laga terakhir. Duel berjalan hingga tiga ronde sehingga keputusan berada di tangan para juri. Jasudavicius akhirnya mendapatkan kemenangan melalui unanimous decision dengan skor identik 29-28 dari ketiga juri. Hasil tersebut memiliki arti besar karena Blanchfield selama ini berada di jajaran penantang teratas divisi flyweight. Selepas kemenangan, Jasudavicius bahkan menyuarakan keinginannya mendapatkan kesempatan bertarung memperebutkan gelar. Ambisi itu tidak terasa berlebihan setelah ia mampu mengatasi lawan dengan reputasi kuat. Di hadapan publik Kanada, kemenangan tersebut juga memberikan alasan lain bagi penonton untuk bersorak. Performa Jasudavicius menegaskan bahwa peta persaingan flyweight masih dapat berubah ketika seorang penantang mampu memanfaatkan kesempatan besar di panggung utama.
Cristian Perez Curi Perhatian Lewat KO 27 Detik
Jika Malott membutuhkan dua ronde untuk menyelesaikan laga, Cristian Perez hanya membutuhkan 27 detik untuk membuat penonton terkejut. Perez menghadapi Kyle Nelson dan langsung tampil agresif sejak pertandingan dimulai. Tidak ada fase panjang untuk membaca permainan lawan karena serangan cepatnya segera menghasilkan KO pada ronde pertama. Penyelesaian dalam waktu kurang dari setengah menit membuat debut tersebut menjadi salah satu momen paling mencolok sepanjang UFC Edmonton. Pada pertandingan utama lainnya, Marc-Andre Barriault juga mendapatkan kemenangan cepat melalui TKO atas Kyle Daukaus pada menit 4:28 ronde pertama. Sementara itu, Timmy Cuamba menundukkan Louis Jourdain dengan neck crank pada ronde kedua. Mandel Nallo melengkapi rangkaian penyelesaian di main card dengan TKO atas Nate Landwehr pada detik ke-47 ronde kedua. Banyaknya pertandingan yang tidak mencapai keputusan juri membuat atmosfer acara terus hidup dan menghadirkan ketegangan hampir sepanjang malam.
Baca Juga :Ortiz vs Malignaggi, Rivalitas Lama Berlanjut Tanpa Sarung Tinju
Preliminary Card Juga Dipenuhi Penyelesaian Menarik
Aksi menarik sudah terlihat jauh sebelum main card dimulai. Tanner Boser mengalahkan Jhonata Diniz melalui TKO pada menit 4:26 ronde ketiga. Sementara itu, Nick Galanti hanya membutuhkan satu ronde untuk memaksa Julien Leblanc menyerah lewat face crank pada menit 1:26. Salah satu pertarungan paling dramatis datang dari Joel Faglier. Setelah sempat menghadapi tekanan dan beberapa kali terjatuh, Faglier mampu membalikkan situasi sebelum menghentikan Javad Mahjoub melalui TKO pada ronde kedua. Katlyn Cerminara juga meraih kemenangan TKO atas Mackenzie Stiller pada penghujung ronde pertama. Selain kemenangan lewat pukulan, teknik submission menjadi cerita penting dalam preliminary card. Steven Koslow menaklukkan Chad Anheliger dengan rear-naked choke, sedangkan Chelsea Chandler serta SuYoung You sama-sama menyelesaikan lawannya menggunakan kimura. Variasi penyelesaian tersebut membuat Hasil UFC Edmonton 2026 menghadirkan gambaran lengkap mengenai kerasnya persaingan MMA.
Kekalahan Membuat Tekanan Buckley Semakin Berat
Bagi Joaquin Buckley, kekalahan di Edmonton membawa konsekuensi yang berbeda dibandingkan kemenangan besar Malott. Ia memasuki pertandingan setelah menelan dua kekalahan berturut-turut, sehingga duel ini menjadi kesempatan penting untuk kembali membangun momentum. Namun, KO pada ronde kedua justru memperpanjang periode sulit tersebut. Dalam kelas welter yang dipenuhi petarung berbahaya, rangkaian kekalahan dapat membuat perjalanan menuju papan atas semakin rumit. Meski demikian, satu periode buruk tidak selalu menentukan keseluruhan karier seorang petarung. Buckley masih memiliki kekuatan eksplosif yang selama ini menjadi salah satu ciri permainannya. Tantangan berikutnya adalah mengevaluasi celah yang muncul dalam beberapa pertarungan terakhir dan menemukan cara untuk kembali tampil konsisten. Sebaliknya, Malott mendapatkan dorongan besar dari kemenangan ini. Mengalahkan Buckley melalui penyelesaian tegas di laga utama dapat membuka peluang menghadapi lawan dengan posisi lebih tinggi pada pertandingan berikutnya.
Edmonton Menjadi Malam Penting bagi Petarung Kanada
UFC Edmonton akhirnya meninggalkan cerita yang jauh lebih besar daripada sekadar satu kemenangan di laga utama. Mike Malott memberikan momen terbesar dengan menghentikan Joaquin Buckley, sementara Jasmine Jasudavicius memperkuat ambisinya menuju persaingan gelar setelah mengalahkan Erin Blanchfield. Cristian Perez turut mencuri sorotan dengan KO hanya dalam 27 detik. Di bagian lain kartu pertandingan, berbagai kemenangan melalui TKO dan submission memastikan acara tersebut menghadirkan banyak momen untuk dikenang. Hasil UFC Edmonton 2026 juga terasa spesial bagi publik Kanada karena beberapa petarung mendapatkan kesempatan menunjukkan kemampuan di hadapan pendukung sendiri. Kini perhatian akan beralih pada langkah UFC berikutnya untuk para pemenang. Malott membutuhkan lawan yang dapat menguji seberapa jauh dirinya mampu melangkah di kelas welter, sementara Jasudavicius memiliki alasan kuat untuk meminta kesempatan lebih besar setelah kemenangan penting di Edmonton.