News Combat Sports – Claressa Shields, petinju wanita yang dikenal sebagai salah satu juara dunia terbaik, harus kehilangan gelar WBO-nya. Keputusan ini mengejutkan banyak pihak, terutama para penggemar yang telah mengikuti dominasinya di ring tinju. Shields sendiri dikenal sebagai petinju tak terkalahkan yang telah memenangkan berbagai gelar bergengsi di beberapa divisi.
Keputusan pencabutan gelar WBO dari Claressa Shields tidak berkaitan dengan kekalahan di ring. Penyebab utama adalah aturan yang diterapkan oleh badan tinju dunia terkait pertahanan gelar. Shields belum memenuhi kewajiban untuk mempertahankan gelar dalam batas waktu yang ditentukan. Akibatnya, gelarnya harus diserahkan kepada petinju lain yang lebih aktif dalam kompetisi.
Regulasi dari WBO menyatakan bahwa juara dunia harus mempertahankan gelarnya dalam periode tertentu. Jika petinju tidak bisa bertarung dalam waktu yang ditentukan, maka gelarnya bisa dicabut atau dialihkan ke penantang lainnya. Shields, yang sibuk dengan berbagai aktivitas di luar ring, tampaknya tidak bisa memenuhi persyaratan tersebut.
“Baca Juga : Siapa Ming Shi? Dokter yang Menjadi Petarung UFC Hebat”
Salah satu alasan mengapa Shields belum mempertahankan gelarnya adalah kesibukannya dalam dunia mixed martial arts (MMA). Ia telah beberapa kali menyatakan ketertarikannya untuk berkarier di MMA dan bahkan telah menjalani beberapa pertarungan di oktagon.
Shields berusaha menyeimbangkan karier tinju dan MMA, tetapi jadwal yang padat membuatnya sulit untuk kembali bertarung di ring tinju tepat waktu. Hal ini yang akhirnya menyebabkan gelar WBO yang dipegangnya harus dilepaskan.
Dalam pernyataan resminya, Shields mengungkapkan bahwa dirinya tidak merasa kecewa dengan keputusan ini. Ia memahami aturan yang berlaku dan tetap fokus pada target jangka panjangnya. Shields juga menegaskan bahwa dirinya masih memiliki ambisi besar dalam dunia tinju dan siap untuk merebut kembali gelar yang telah dicabut darinya.
Ia juga menyampaikan bahwa saat ini dirinya sedang dalam tahap perencanaan untuk pertarungan besar berikutnya. Shields berjanji akan kembali ke ring dan membuktikan bahwa ia tetap menjadi salah satu petinju terbaik di dunia.
“Simak juga: Jules Kounde Terlambat, Gagal Jadi Starter Barcelona”
Dengan dicabutnya gelar WBO dari Shields, muncul pertanyaan mengenai siapa yang akan menjadi juara baru. Beberapa petinju wanita sudah mulai disebut-sebut sebagai kandidat kuat untuk menggantikan Shields.
Nama-nama seperti Savannah Marshall dan Natasha Jonas menjadi sorotan karena mereka memiliki rekam jejak yang cukup kuat di divisi ini. WBO kemungkinan besar akan menggelar pertarungan perebutan gelar dalam waktu dekat untuk menentukan juara baru.
Keputusan ini juga berdampak pada dinamika tinju wanita secara keseluruhan. Claressa Shields adalah salah satu ikon terbesar dalam olahraga ini, dan kehilangan gelarnya berarti ada peluang bagi petinju lain untuk naik ke puncak.
Persaingan di divisi ini semakin ketat, dengan banyak petinju berbakat yang siap mengambil alih posisi puncak. Kepergian sementara Shields dari daftar juara dunia juga membuka jalan bagi lebih banyak pertarungan menarik di masa depan.
Meskipun harus menyerahkan gelar WBO, Shields masih memiliki banyak peluang dalam karier tinjunya. Ia bisa kembali bertarung untuk merebut gelar lain atau bahkan menghadapi petinju top lainnya dalam duel yang menarik.
Di sisi lain, karier Shields di MMA juga mulai berkembang. Ia berpotensi menjadi salah satu atlet langka yang sukses di dua cabang olahraga berbeda. Dengan determinasi dan bakatnya, banyak yang percaya bahwa Shields masih akan mendominasi baik di ring tinju maupun di oktagon.