Inews Combat Sports – Michael Chandler tampil percaya diri sejak awal pertandingan dan langsung membawa ritme cepat ke atas matras RAF 3. Meski Chad Mendes dikenal sebagai pegulat unggul di masa kuliah, Chandler berhasil mematahkan banyak serangannya. Selain itu, ia memanfaatkan kekuatan dan kecepatan untuk mengunci dominasi sejak detik pertama. Ketika Mendes tergelincir, Chandler mengambil peluang dan berbalik mencetak poin. Momen itu mengubah suasana dan membuat publik bersorak. Setelahnya, Chandler mengelola laga dengan tenang sehingga ia tidak kehilangan momentum. Dengan gaya bertanding yang agresif namun terukur, ia memperlihatkan bahwa dirinya masih mampu bersaing di level tertinggi.
Kesalahan Mendes yang Menjadi Titik Balik
Kesalahan awal Mendes memberi Chandler keuntungan besar. Saat Mendes mencoba melakukan roll, ia justru kehilangan kendali. Karena itu, Chandler membalik keadaan dan memperoleh dua poin penting. Setelah unggul, ia menjaga jarak dan terus membaca pola serangan lawannya. Meskipun pertandingan sempat terhenti akibat benturan, fokus Chandler tidak berubah. Sebaliknya, ia semakin disiplin dan tetap menekan. Mendes mencoba mengejar poin, tetapi usahanya tidak cukup kuat. Dengan tambahan poin dari dorongan keluar, Chandler mengunci kemenangan. Cara menangnya sederhana namun efektif, dan menjadi bukti kecerdasannya sebagai pegulat berpengalaman.
“Baca Juga : Chelsea di Persimpangan Liga: Mampukah The Blues Jadi Penantang Gelar?“
Callout Kejutan untuk Jordan Burroughs
Setelah menang, Chandler menghadirkan kejutan baru. Tanpa ragu, ia memanggil Jordan Burroughs untuk bertarung. Burroughs adalah legenda, dan langkah Chandler tentu berani. Selain itu, callout ini langsung membuat suasana berubah panas. Para penonton tampak antusias karena potensi duel tersebut sangat besar. Chandler menegaskan bahwa ia kini lebih kuat dan lebih cepat dibanding masa lalu. Ia juga menyebut bahwa waktu telah mengubah dirinya menjadi pegulat yang lebih matang. Dengan tantangan itu, Chandler membuka kemungkinan pertandingan megah antara dua atlet dari generasi berbeda. Banyak pengamat menilai pertandingan itu bisa menjadi sejarah baru.
Buckley dan Guida Kembali ke Matras dengan Hasil Pahit
Tidak semua petarung UFC menikmati hasil manis di ajang ini. Joaquin Buckley, yang turun menggantikan Corey Anderson, langsung tumbang lewat teknik tajam dari Pat Downey. Dalam hitungan detik, Downey mengeksekusi lemparan besar dan menutup pertandingan dengan technical fall. Selain itu, Clay Guida juga merasakan kerasnya arena. Ia kalah telak dari Cayden Henschel dengan skor 11-0. Hasil tersebut menunjukkan perbedaan besar antara ritme MMA dan gulat murni. Walau keduanya punya pengalaman panjang, kembali ke akar gulat jelas bukan hal mudah. Banyak penggemar terkejut, tetapi inilah kerasnya kompetisi gulat profesional.
“Baca Juga : Persija vs PSIM: Malam Emosional di GBK untuk Ulang Tahun ke-97“
Bella Mir Kalah Setelah Awalnya Mendominasi
Pertandingan antara Bella Mir dan Alexis Gomez menjadi salah satu yang paling menarik. Mir membuka laga dengan percaya diri dan memimpin di awal. Namun, Gomez tidak menyerah. Perlahan ia menemukan celah dan membalikkan keadaan. Menjelang akhir, Gomez melakukan serangan balik cepat dan mencetak poin beruntun. Sebagai hasilnya, Mir harus menerima kekalahan 7-3. Kekalahan ini mengejutkan banyak pihak karena Mir sebelumnya menang besar atas Gomez. Dengan begitu, rivalitas keduanya diprediksi akan terus berkembang. Pertandingan ulang di masa depan mungkin menjadi ajang penentuan siapa yang lebih unggul.
Hasil Lengkap RAF 3 yang Menegangkan
Rangkaian pertandingan RAF 3 menampilkan banyak kejutan. Selain laga utama, deretan atlet lain juga menunjukkan kemampuan terbaik mereka. Kennedy Blades menang cepat lewat technical fall. Sementara itu, Akhmed Tazhudinov dan Andrii Yatsenko mencatatkan kemenangan lewat pin yang sangat tegas. Pertarungan lain seperti Austin Gomez dan Jordan Oliver juga memperlihatkan kualitas tinggi di arena. Dengan berbagai hasil itu, RAF 3 berhasil menghadirkan malam penuh drama. Penonton merasa puas karena setiap pertandingan menawarkan cerita unik. Acara ini juga membuktikan bahwa gulat masih memiliki tempat kuat di dunia olahraga tempur.
Masa Depan Pertarungan Besar yang Ditunggu
Kemenangan Chandler tidak hanya penting bagi dirinya. Lebih dari itu, ia membuka kemungkinan duel impian melawan Jordan Burroughs. Jika duel itu terjadi, dampaknya bisa sangat besar. Penggemar akan mendapatkan pertarungan dua generasi dengan gaya bertarung yang berbeda. Selain itu, hasil RAF 3 menunjukkan bahwa olahraga gulat tetap berkembang. Banyak nama baru muncul, sementara atlet lama mencoba kembali. Semua dinamika ini membuat masa depan gulat semakin menarik. Dengan berbagai kejutan dan rivalitas baru, dunia gulat berada pada titik yang terus bergerak maju.