Inews Combat Sports –UFC 324 akan digelar pada 21 Januari 2026, tetapi sudah memunculkan pertanyaan besar: Apakah acara ini benar-benar menjadi langkah yang baik untuk UFC di tahun 2026? Meskipun acara ini menjanjikan pertarungan penuh aksi dengan nama-nama besar, hilangnya gelar juara tak terbantahkan membuat kartu pertarungan terasa kurang menggugah. Dengan Justin Gaethje dan Paddy Pimblett bertarung untuk gelar interim dan Amanda Nunes vs Kayla Harrison ditunda, UFC 324 memulai tahun ini dengan cara yang cukup mengecewakan bagi sebagian penggemar.
UFC 324 Tanpa Gelar Tak Terbantahkan
UFC 324 seharusnya menjadi acara yang menampilkan pertarungan gelar utama. Namun, tidak ada gelar tak terbantahkan yang dipertaruhkan. Gaethje dan Pimblett akan memperebutkan gelar interim, tetapi itu tidak cukup untuk memberikan dampak besar yang diharapkan. Kehilangan duel Nunes-Harrison, yang seharusnya menjadi highlight acara, semakin menambah kesan bahwa UFC 324 tidak menunjukkan potensi maksimalnya sebagai ajang besar.
“Baca Juga : Momen Ikonik MMA 2025: Knockout Spektakuler Mauricio Ruffy atas King Green“
Perbandingan UFC 324 dengan Acara Januari Lainnya
Meski ada kekurangan besar, UFC 324 masih bisa dianggap lebih baik daripada acara-acara Januari sebelumnya. Jika dibandingkan dengan UFC 246 dan UFC 257, yang memiliki kartu pertarungan kurang menarik, UFC 324 lebih solid. Dengan 13 petarung peringkat tinggi yang bertarung, termasuk beberapa yang berpotensi menjadi penantang gelar, UFC 324 masih menawarkan potensi besar meski tanpa gelar utama.
Potensi yang Masih Ada dalam UFC 324
Walaupun banyak yang kecewa dengan ketiadaan gelar utama, UFC 324 tetap menawarkan beberapa pertarungan menarik. Salah satunya adalah Waldo Cortes-Acosta vs Derrick Lewis, yang bisa menjadi pertarungan seru dan menarik banyak perhatian. UFC 324 memang tidak sempurna, tetapi masih bisa menjadi acara yang memuaskan bagi penggemar MMA yang menantikan aksi dalam oktagon.
“Baca Juga : Gaethje vs Pimblett: Duel Seru di UFC 324 yang Tak Boleh Dilewatkan“
Absennya Nunes-Harrison Jadi Kehilangan Besar
Ketiadaan pertarungan Amanda Nunes melawan Kayla Harrison adalah kehilangan besar bagi UFC 324. Duel ini seharusnya menjadi pertandingan besar yang dinantikan banyak penggemar MMA. Namun, dengan penundaan tersebut, banyak yang merasa acara ini kurang menggairahkan. Meskipun begitu, UFC masih berharap untuk memberikan kejutan di pertarungan lainnya yang ada di kartu ini.
Dampak Kemitraan UFC dan Paramount
UFC 324 juga menandai dimulainya kemitraan baru antara UFC dan Paramount. Namun, dengan kartu pertarungan yang kurang mengesankan ini, banyak yang merasa bahwa UFC belum memulai kerja sama ini dengan baik. Meskipun optimisme terhadap kemitraan ini masih ada, UFC 324 tidak benar-benar memberikan bukti kuat bahwa kerja sama ini akan sukses besar, terutama di awal tahun 2026.
Masa Depan UFC 324 dan Harapan yang Masih Ada
Meskipun banyak yang merasa kecewa, UFC 324 tetap memiliki potensi untuk memberikan pertarungan-pertarungan seru yang bisa mengubah pandangan penggemar. Dengan sejumlah pertarungan menarik yang melibatkan nama-nama besar, UFC 324 masih bisa menjadi titik balik untuk UFC di tahun 2026. Namun, penggemar tetap berharap UFC akan lebih memaksimalkan gelar juara tak terbantahkan di acara-acara mendatang.