Inews Combat Sports – UFC 325 akan mempertemukan kembali Alexander Volkanovski dan Diego Lopes dalam rematch yang sangat dinantikan oleh para penggemar MMA. Volkanovski, di usia 37 tahun, berusaha mempertahankan gelar juara kelas bulu UFC-nya untuk pertama kalinya setelah memenangkan gelar tersebut. Meskipun Volkanovski sudah mengalahkan Lopes melalui keputusan pada pertemuan pertama mereka hanya 10 bulan yang lalu, banyak yang mempertanyakan mengapa rematch ini tetap digelar. Meskipun begitu, UFC memutuskan untuk kembali mempertemukan kedua petarung ini dalam acara utama UFC 325 di Sydney, Australia.
Dengan serunya pertandingan ini, banyak yang menunggu untuk melihat apakah Volkanovski mampu mengalahkan Lopes sekali lagi ataukah ada kejutan yang menanti. Di sisi lain, UFC menampilkan petarung asal Australia sebagai pahlawan lokal, dan jika Volkanovski tidak kalah dalam waktu singkat, acara ini diprediksi akan berlangsung sangat seru.
Volkanovski: Terus Berusaha Melawan Waktu
Di usia 37 tahun, Volkanovski menghadapi tantangan besar untuk mempertahankan gelarnya. Meskipun sudah mengalahkan Lopes pada pertemuan pertama mereka, banyak yang meragukan apakah ia masih dapat bertahan di puncak. Terlebih lagi, dengan usianya yang semakin matang, banyak yang bertanya-tanya apakah ia bisa mengalahkan lawan-lawannya dengan stamina yang semakin menurun. Namun, Volkanovski tetap percaya diri dan siap memberikan yang terbaik di UFC 325.
Tantangan terbesar bagi Volkanovski adalah bagaimana ia bisa melawan waktu dan membuktikan bahwa usia bukanlah penghalang untuk menjadi juara UFC. Dengan pengalamannya di dunia MMA, ia memiliki kemampuan untuk menghadapi berbagai lawan, termasuk Lopes, yang tidak bisa dianggap remeh.
“Baca Juga : Teofimo Lopez vs Stevenson: Duel Penentu Masa Depan Tinju“
Diego Lopes: Mencari Kejutan di Rematch
Meskipun kalah dalam pertemuan pertama mereka, Diego Lopes tetap bertekad untuk memberikan perlawanan terbaiknya di rematch ini. Lopes dikenal memiliki kecepatan dan kekuatan serangan yang sangat tajam. Ia juga memiliki kemampuan untuk memanfaatkan ancaman grappling untuk mengatur serangannya. Lopes percaya bahwa ia memiliki kesempatan untuk mengejutkan dunia MMA dengan mengalahkan Volkanovski dalam pertandingan ini.
Namun, untuk bisa mengalahkan Volkanovski, Lopes harus mengatasi banyak tantangan. Salah satunya adalah kemampuan Volkanovski dalam bertahan dan mengatur tempo pertandingan. Lopes harus berhati-hati agar tidak terjebak dalam strategi yang sama seperti sebelumnya.
Dan Hooker vs Benoit Saint Denis: Pertarungan Dua Petarung Berkualitas
Di acara co-main event, Dan Hooker akan berhadapan dengan Benoit Saint Denis dalam pertarungan yang penuh ketegangan. Kedua petarung ini dikenal sebagai pejuang keras yang siap memberikan aksi terbaik di dalam oktagon. Namun, pertarungan ini juga menghadirkan tantangan besar bagi Hooker, yang sering kali mengalami kesulitan dengan pertahanan takedown lawan.
Benoit Saint Denis, yang baru saja kembali ke jalur kemenangan, akan berusaha keras untuk membawa Hooker ke tanah dan menyelesaikan pertarungan dengan serangan ground-and-pound yang mematikan. Saint Denis memiliki potensi besar untuk mengalahkan Hooker, tetapi apakah ia bisa mengatasi pengalaman dan kekuatan Hooker di atas kaki? Pertarungan ini pasti akan sangat menarik.
“Baca Juga : Momen Ikonik MMA 2025: Knockout Spektakuler Mauricio Ruffy atas King Green“
Rafael Fiziev vs Mauricio Ruffy: Duel Ringan yang Penuh Gaya
Pertandingan ringan antara Rafael Fiziev dan Mauricio Ruffy menjanjikan pertarungan yang seru. Ruffy dikenal dengan tubuh yang tinggi dan atletis, serta gaya bertarung yang mengandalkan kecepatan dan jangkauan. Namun, Fiziev memiliki pengalaman yang lebih banyak di level tinggi dan keahlian dalam mengontrol jarak serta menemukan sudut-sudut serangan yang mematikan.
Meski Ruffy memiliki potensi untuk mengejutkan, Fiziev diyakini akan mampu mengatasi tantangan yang diberikan oleh lawannya. Fiziev memiliki kemampuan untuk menjaga jarak dan menghindari serangan-serangan yang bisa membahayakan, sehingga ia diprediksi akan menang melalui keputusan setelah tiga ronde yang ketat.
Tai Tuivasa vs Tallison Teixeira: Pertarungan Pertaruhan di Kelas Berat
Tai Tuivasa akan menghadapi Tallison Teixeira dalam pertandingan kelas berat yang bisa menentukan masa depan karier UFC Tuivasa. Meskipun Tuivasa belum memenangkan pertarungan sejak 2022, dia masih dianggap sebagai petarung yang berbahaya dengan kekuatan pukulan yang luar biasa. Di sisi lain, Teixeira juga bukan lawan yang mudah dihadapi, dengan gaya bertarung yang agresif dan tak kenal takut.
Namun, dengan pengalaman bertarung di kandangnya sendiri, Tuivasa berpeluang besar untuk memenangkan pertandingan ini. Jika ia bisa mempertahankan kedisiplinan dan menghindari serangan dari Teixeira, Tuivasa berpotensi mendapatkan kemenangan KO yang akan mengembalikan kariernya.
Quillan Salkilld vs Jamie Mullarkey: Pertarungan yang Tak Terduga
Pertarungan antara Quillan Salkilld dan Jamie Mullarkey akan menjadi pertarungan yang menarik untuk disaksikan. Mullarkey yang datang sebagai pengganti mendadak, akan menghadapi Salkilld yang berusaha untuk menunjukkan kemampuannya di UFC. Meskipun Mullarkey memiliki pengalaman lebih banyak, Salkilld dikenal sebagai petarung yang penuh kejutan dan bisa memberikan perlawanan yang tak terduga.
Dalam pertarungan ini, Salkilld kemungkinan besar akan memanfaatkan kecepatan dan teknik bertarungnya untuk mengejutkan Mullarkey. Jika ia berhasil mengontrol pertarungan dan mengalahkan Mullarkey di atas matras, kemenangan bisa saja berada di tangan Salkilld.