News Combat Sports – Tom Aspinall, petarung UFC kelas berat, memiliki pola makan unik. Meski sedang diet, ia tetap mengonsumsi lebih dari 3.000 kalori per hari. Banyak orang penasaran dengan strategi diet yang ia jalani.
Banyak orang berpikir diet berarti mengurangi makan. Namun, bagi atlet seperti Aspinall, kebutuhan kalori justru tinggi. Ia harus memastikan tubuhnya tetap memiliki energi untuk latihan intensif.
Dalam sehari, Aspinall mengonsumsi makanan kaya protein dan lemak sehat. Ia juga menghindari makanan olahan yang bisa menghambat performanya. Setiap kalori yang masuk ke tubuhnya diperhitungkan dengan cermat.
“Baca Juga : Duel Sengit! Artiga Tantang Chávez di Atas Ring California
Protein adalah elemen penting dalam diet Aspinall. Daging merah, ikan, dan telur menjadi sumber utama proteinnya. Ia juga mengonsumsi protein shake untuk memenuhi kebutuhan harian.
Asupan protein ini membantunya menjaga massa otot. Sebagai petarung kelas berat, kekuatan otot sangat menentukan performa di atas ring. Itulah sebabnya ia tidak bisa sembarangan dalam memilih makanan.
Berbeda dengan diet ketat lainnya, Aspinall tetap mengonsumsi karbohidrat. Namun, ia memilih sumber karbohidrat kompleks seperti nasi merah dan ubi. Karbohidrat ini memberikan energi yang lebih tahan lama.
Ia menghindari gula dan makanan tinggi karbohidrat olahan. Tujuannya adalah menjaga kadar gula darah tetap stabil. Dengan cara ini, tubuhnya bisa bekerja secara optimal sepanjang hari.
“Simak juga: Saatnya Milan Gas Pol di Serie A dan Coppa Italia: Inilah Strateginya”
Meski makan banyak, Aspinall tidak khawatir akan kelebihan berat badan. Latihan intensif setiap hari membakar ribuan kalori. Rutinitasnya mencakup latihan beban, kardio, dan teknik bertarung.
Setiap sesi latihan berlangsung beberapa jam. Kombinasi latihan kekuatan dan ketahanan tubuh membuatnya tetap bugar. Inilah yang membuatnya tetap berada dalam kondisi fisik terbaik.
Aspinall menekankan pentingnya keseimbangan. Ia tidak hanya fokus pada diet, tetapi juga memastikan tubuhnya terus aktif. Pola makan sehat harus didukung dengan aktivitas fisik yang memadai.
Dengan strategi ini, ia bisa tetap berada di puncak performa. Tubuhnya tetap kuat dan siap menghadapi pertarungan di UFC. Rahasia dietnya bukan hanya soal jumlah kalori, tetapi juga kualitas makanan yang dikonsumsi.