Inews Combat Sports – Conor McGregor akhirnya dipastikan kembali ke oktagon setelah absen panjang selama lima tahun. Petarung asal Irlandia itu akan menghadapi Max Holloway dalam laga utama UFC 329 di Las Vegas pada 11 Juli 2026. Kembalinya McGregor langsung memicu antusiasme besar dari penggemar MMA di seluruh dunia. Selain karena statusnya sebagai salah satu bintang terbesar UFC, duel ulang melawan Holloway juga membawa cerita lama yang belum benar-benar dilupakan publik. McGregor mengaku sangat bahagia setelah mencapai kesepakatan baru dengan UFC dan merasa akhirnya dihargai oleh organisasi tersebut. Di tengah sorotan besar terhadap comeback-nya, banyak penggemar kini penasaran apakah “The Notorious” masih mampu tampil dominan setelah begitu lama meninggalkan arena pertarungan profesional.
Conor McGregor Sebut Dapat Kesepakatan Besar dari UFC
Dalam wawancara terbaru, Conor McGregor mengatakan dirinya sangat puas dengan kontrak baru yang diberikan UFC. Sebelumnya, McGregor sempat mengklaim kontraknya praktis tidak lagi berlaku setelah UFC meninggalkan sistem pay-per-view dan bekerja sama dengan layanan streaming Paramount+. Karena itu, ia merasa layak mendapatkan kesepakatan baru sebagai petarung dengan penjualan pay-per-view terbesar dalam sejarah UFC. Kini, setelah resmi dijadwalkan bertarung di UFC 329, McGregor mengaku akhirnya merasa dihormati oleh UFC. Pernyataan tersebut langsung menarik perhatian penggemar karena memperlihatkan hubungan yang sempat memanas antara McGregor dan organisasi MMA terbesar dunia itu. Selain itu, kesepakatan baru tersebut juga menunjukkan bahwa nama McGregor masih memiliki nilai besar dalam industri olahraga pertarungan global.
Baca Juga : Flensburg Boxing 3.0 Siap Memanas, Duel Petinju Empat Benua Jadi Sorotan
Kembalinya McGregor Setelah Lima Tahun Absen
Comeback Conor McGregor menjadi salah satu momen paling dinantikan dalam dunia MMA modern. Petarung berjuluk “The Notorious” itu terakhir kali bertarung pada Juli 2021 saat mengalami cedera patah kaki melawan Dustin Poirier. Sejak saat itu, McGregor terus menjalani pemulihan panjang dan belum pernah kembali ke oktagon. Selain itu, kemenangan terakhirnya terjadi pada Januari 2020 ketika mengalahkan Donald Cerrone. Banyak penggemar sempat meragukan apakah McGregor masih memiliki motivasi untuk bertarung lagi di level tertinggi. Namun, sang mantan juara dua divisi kini memastikan dirinya siap kembali dengan kondisi fisik dan mental yang lebih segar. Ia bahkan mengaku hidupnya kini benar-benar dipenuhi latihan demi persiapan UFC 329.
Duel Lawan Max Holloway Bawa Cerita Lama
Pertarungan melawan Max Holloway bukan sekadar laga biasa bagi Conor McGregor. Keduanya pernah bertemu pada tahun 2013 dan saat itu McGregor berhasil meraih kemenangan angka atas Holloway muda yang masih berkembang. Kini, situasinya sangat berbeda. Max Holloway telah menjelma menjadi salah satu petarung paling berpengalaman di UFC dan pernah meraih gelar juara dunia. Selain itu, Holloway juga sukses memenangkan duel perebutan gelar BMF melawan Dustin Poirier dan Justin Gaethje. Banyak penggemar menilai laga ulang ini akan jauh lebih berat bagi McGregor dibanding pertemuan pertama mereka lebih dari satu dekade lalu. Karena itu, duel UFC 329 diprediksi menjadi salah satu pertarungan terbesar tahun 2026.
Baca Juga :Jack Catterall Bangkit dan Taklukkan Giyasov, Sabuk WBA Kini Berpindah Tangan
McGregor Yakin Masih Tajam di Dalam Oktagon
Meski lama absen, McGregor percaya dirinya masih memiliki kemampuan untuk bersaing di level tertinggi UFC. Dalam pernyataannya, ia mengatakan tubuhnya kini terasa lebih segar setelah cukup lama tidak bertarung. Selain itu, ia mengaku mempersiapkan diri secara detail untuk menghadapi berbagai situasi yang mungkin terjadi di dalam oktagon. Menurut McGregor, pengalaman panjang di dunia MMA membuat dirinya belajar menghadapi kondisi terburuk sekalipun saat bertarung. Karena itu, ia merasa jauh lebih siap secara mental dibanding sebelumnya. Pernyataan tersebut menunjukkan bahwa McGregor tidak hanya mengandalkan popularitas, tetapi juga serius mempersiapkan comeback besar dalam kariernya.
Max Holloway Datang dengan Mental Juara
Di sisi lain, Max Holloway juga bukan lawan yang bisa dianggap remeh. Petarung berjuluk “Blessed” itu dikenal sebagai salah satu fighter paling aktif dan konsisten di UFC dalam beberapa tahun terakhir. Saat McGregor absen, Holloway terus bertarung menghadapi lawan-lawan elite dan meraih sejumlah kemenangan penting. Selain itu, pengalaman panjangnya membuat Holloway semakin matang sebagai petarung. Banyak analis MMA menilai Holloway kini memiliki kemampuan yang jauh lebih lengkap dibanding saat pertama menghadapi McGregor pada 2013. Karena itu, duel ulang ini dianggap sebagai kesempatan besar bagi Holloway untuk membalas kekalahan lama sekaligus membuktikan dirinya masih berada di level tertinggi UFC.
UFC 329 Diprediksi Jadi Salah Satu Event Terbesar Tahun Ini
Kembalinya Conor McGregor membuat UFC 329 langsung menjadi salah satu event paling dinantikan tahun 2026. Nama McGregor selama ini memang selalu mampu menarik perhatian besar dari media dan penggemar olahraga tarung di seluruh dunia. Selain menghadirkan duel ulang melawan Max Holloway, event ini juga diprediksi akan memecahkan angka penonton dan pendapatan besar bagi UFC. Banyak penggemar kini menunggu apakah McGregor benar-benar mampu kembali ke performa terbaiknya setelah lima tahun absen. Di tengah dunia MMA yang terus berkembang cepat, comeback sang superstar akhirnya menjadi cerita besar yang membuat UFC kembali mendapat sorotan global.
Duel Ini Lebih dari Sekadar Pertarungan Biasa
Bagi banyak penggemar MMA, laga antara Conor McGregor dan Max Holloway bukan hanya soal kemenangan atau kekalahan. Pertarungan ini juga membawa cerita tentang perjalanan karier, kebangkitan, dan pembuktian diri. McGregor ingin membuktikan dirinya belum habis, sementara Holloway ingin menunjukkan bahwa ia kini sudah berada di level yang berbeda. Karena itu, UFC 329 diprediksi akan menghadirkan atmosfer emosional dan penuh tekanan bagi kedua petarung. Di tengah sorotan dunia, duel ini akhirnya menjadi simbol tentang bagaimana olahraga pertarungan selalu menghadirkan cerita manusia yang penuh ambisi, rasa sakit, dan keinginan untuk kembali bangkit.