Inews Combat Sports – Peraih medali emas Olimpiade Gable Steveson semakin dekat dengan debut resminya di UFC. Kehadirannya di organisasi MMA terbesar dunia langsung menarik perhatian karena rekam jejak luar biasanya di dunia gulat. Bahkan sebelum bertanding, banyak penggemar sudah membicarakan peluangnya menjadi penantang gelar kelas berat pada masa depan. Meski demikian, Steveson memilih tetap fokus pada pertandingan pertamanya di UFC 329. Menurutnya, langkah awal jauh lebih penting daripada membicarakan perebutan sabuk juara. Selain itu, ia ingin membuktikan bahwa ekspektasi tinggi terhadap dirinya memang layak diberikan. Dengan pengalaman sebagai pegulat elite dan bimbingan sejumlah pelatih ternama, Steveson bertekad memulai perjalanan di UFC dengan penampilan yang meyakinkan sekaligus memperlihatkan kualitas yang selama ini menjadi bahan pembicaraan banyak orang.
Nama Josh Hokit Ikut Muncul dalam Perbincangan
Di tengah tingginya antusiasme terhadap debutnya, nama Josh Hokit ikut menjadi topik yang sering dikaitkan dengan Gable Steveson. Keduanya memiliki latar belakang gulat yang kuat dan sama-sama pernah berlatih di lingkungan pelatih yang serupa. Selain itu, keduanya juga dikenal memiliki gaya bertarung yang mengandalkan kekuatan fisik dan kemampuan mengendalikan lawan. Karena memiliki jalur karier yang hampir beririsan, banyak penggemar mulai membayangkan kemungkinan duel mereka di masa mendatang. Namun, Steveson mengaku tidak terlalu memikirkan hal tersebut untuk saat ini. Baginya, setiap petarung memiliki perjalanan masing-masing. Oleh sebab itu, ia memilih menghormati pencapaian Hokit tanpa menjadikan perbandingan tersebut sebagai fokus utama menjelang debutnya di oktagon.
Baca Juga : Lindolfo Delgado vs Arthur Biyarslanov Siap Panaskan Perebutan Gelar IBF
Steveson Tetap Menghormati Perjalanan Karier Josh Hokit
Saat ditanya mengenai Josh Hokit, Gable Steveson memberikan jawaban yang cukup santai. Ia mengakui bahwa Hokit telah melakukan pekerjaan yang baik dalam membangun kariernya sendiri. Selain itu, Steveson juga menilai gaya dan karakter yang ditampilkan Hokit merupakan bagian dari identitasnya sebagai petarung profesional. Menurutnya, setiap atlet memiliki cara berbeda untuk menarik perhatian publik. Selama pendekatan tersebut berhasil bagi Hokit, Steveson tidak melihat alasan untuk mengkritiknya. Ia bahkan menyebut keduanya sudah beberapa kali berada dalam ruang latihan yang sama tanpa masalah berarti. Pernyataan tersebut menunjukkan bahwa hubungan mereka tetap berjalan secara profesional. Dengan demikian, kemungkinan bertemu di dalam oktagon tidak akan mengubah rasa saling menghormati yang telah terbangun sebelumnya.
Turun ke Kelas 205 Pound Dinilai Lebih Menguntungkan
Salah satu pernyataan yang paling menarik perhatian datang ketika Steveson memberikan pandangannya mengenai masa depan Josh Hokit. Menurutnya, apabila Hokit benar-benar mempertimbangkan turun ke kelas light heavyweight atau 205 pound, keputusan tersebut bisa memberikan keuntungan besar dalam jangka panjang. Steveson mengaku pernah mendengar kabar mengenai kemungkinan perpindahan kelas tersebut. Meski demikian, ia menegaskan bahwa keputusan sepenuhnya berada di tangan Hokit dan timnya. Selain itu, Steveson tidak bermaksud meremehkan kemampuan rivalnya. Ia hanya menilai setiap petarung perlu memilih divisi yang paling sesuai dengan karakter fisik dan gaya bertarungnya. Pendekatan tersebut dinilai penting agar seorang atlet mampu bersaing secara maksimal di level tertinggi UFC.
Baca Juga : Mantan Juara Dunia Andy Ruiz Jr Siap Bangkit Lewat Kontrak Baru Matchroom
Fokus Utama Tetap Menghadapi Debut di UFC 329
Walaupun banyak pertanyaan mengenai calon lawan di masa depan, Steveson menegaskan bahwa pikirannya saat ini sepenuhnya tertuju pada laga debut melawan Elisha Ellison di UFC 329. Baginya, kemenangan pertama akan menjadi fondasi penting untuk membangun karier yang panjang di organisasi tersebut. Selain itu, ia tidak ingin kehilangan fokus hanya karena pembicaraan mengenai pertarungan besar yang belum tentu terjadi. Steveson juga memahami bahwa ekspektasi publik terhadap dirinya sangat tinggi. Namun, ia memilih menjawab semua harapan itu melalui penampilan di dalam oktagon. Dengan persiapan yang matang dan pengalaman panjang sebagai atlet elite, Steveson ingin membuktikan bahwa dirinya memang siap bersaing di panggung MMA terbesar dunia sejak pertandingan pertamanya.
Ekspektasi Tinggi Menjadi Motivasi untuk Terus Berkembang
Sebagai salah satu prospek paling menjanjikan yang pernah bergabung dengan UFC, Gable Steveson menyadari bahwa setiap penampilannya akan mendapat perhatian besar. Banyak pengamat bahkan menilai dirinya memiliki peluang menjadi juara dunia pada masa mendatang. Meski demikian, Steveson memilih tidak terbebani oleh berbagai prediksi tersebut. Sebaliknya, ia menjadikan ekspektasi itu sebagai motivasi untuk terus berkembang. Selain menjaga kemampuan gulat yang menjadi senjata utamanya, ia juga berusaha meningkatkan aspek striking dan teknik MMA secara menyeluruh. Dengan pendekatan tersebut, Steveson berharap mampu membuktikan bahwa kesuksesannya bukan hanya berasal dari reputasi masa lalu, tetapi juga dari kerja keras yang terus dilakukan setiap hari. Kini, seluruh perhatian tertuju pada debutnya yang akan menjadi awal perjalanan baru di UFC.