Inews Combat Sports – Michael Chandler akhirnya angkat bicara setelah berbagai teori konspirasi bermunculan menyusul cedera Conor McGregor pada laga utama UFC 329. Pertandingan yang sangat dinantikan itu hanya berlangsung selama 69 detik sebelum wasit menghentikan duel akibat cedera kaki yang dialami McGregor. Banyak penggemar mempertanyakan apakah cedera tersebut sudah terjadi sebelum pertandingan dimulai dan apakah UFC mengetahui kondisi tersebut. Namun, Chandler menilai tuduhan itu tidak berdasar. Menurutnya, McGregor memang memiliki banyak kontroversi sepanjang kariernya, tetapi bukan tipe petarung yang sengaja masuk ke arena hanya demi menerima bayaran. Chandler bahkan menyebut dirinya akan menjadi orang yang paling terkejut apabila McGregor benar-benar melakukan tindakan seperti itu, mengingat dedikasi dan mental bertanding yang selama ini ditunjukkan mantan juara dua divisi tersebut.
Cedera Cepat Memicu Berbagai Spekulasi dari Publik
Berakhirnya pertandingan dalam waktu yang sangat singkat membuat media sosial dipenuhi berbagai dugaan. Sebagian penggemar percaya McGregor sudah mengalami cedera sebelum memasuki oktagon sehingga tidak berada dalam kondisi terbaik. Dugaan lain bahkan menyebut laga tersebut tetap dilanjutkan demi kepentingan bisnis dan penjualan siaran berbayar. Spekulasi itu berkembang dengan cepat karena publik telah menunggu kembalinya McGregor sejak terakhir bertarung pada 2021. Akan tetapi, Chandler meminta semua pihak melihat situasi secara lebih objektif. Ia menjelaskan bahwa dalam dunia MMA, cedera bisa terjadi hanya karena satu gerakan yang tampak sederhana. Menurutnya, fakta bahwa kaki McGregor langsung kehilangan keseimbangan setelah melepaskan tendangan pertama tidak otomatis membuktikan adanya cedera yang sengaja disembunyikan sebelum pertandingan berlangsung.
Baca Juga : Johnny Fisher Resmi Tinggalkan Matchroom, Pilih Bergabung dengan Zuffa Boxing
Chandler Yakin UFC Tidak Akan Mengorbankan Reputasi
Selain membela McGregor, Chandler juga memberikan pembelaan terhadap UFC sebagai organisasi. Ia menilai promotor terbesar dunia itu tidak mungkin mempertaruhkan reputasi bertahun-tahun hanya demi menciptakan sensasi sesaat. Menurut Chandler, tidak masuk akal jika UFC dengan sengaja membiarkan seorang petarung yang sudah diketahui mengalami cedera serius tetap tampil demi menarik jumlah penonton. Ia menegaskan bahwa organisasi tersebut memiliki standar medis yang ketat sebelum seorang atlet diizinkan memasuki arena. Karena itu, teori yang menyebut adanya kesepakatan rahasia antara UFC dan McGregor dianggap tidak sesuai dengan cara organisasi tersebut menjalankan bisnisnya. Pernyataan ini sekaligus menjadi jawaban atas tudingan bahwa laga utama UFC 329 sengaja dipaksakan meskipun kondisi fisik McGregor dipertanyakan oleh sebagian penggemar.
Gaya Bertarung Agresif McGregor Sudah Menjadi Ciri Khas
Michael Chandler juga mengingatkan bahwa pembukaan pertandingan yang dilakukan McGregor sama sekali bukan sesuatu yang baru. Selama bertahun-tahun, petarung asal Irlandia tersebut dikenal selalu membuka laga dengan tekanan tinggi melalui tendangan berputar, flying knee, ataupun Superman Punch. Chandler mengaku sudah mempelajari pola itu ketika dirinya dipersiapkan menghadapi McGregor beberapa tahun lalu. Karena itulah, ia tidak melihat gerakan agresif yang dilakukan McGregor di UFC 329 sebagai tindakan ceroboh akibat cedera tersembunyi. Sebaliknya, Chandler menilai strategi tersebut memang menjadi identitas bertarung McGregor sejak awal kariernya di UFC. Tujuannya adalah membuat lawan langsung berada di bawah tekanan psikologis sejak detik pertama sehingga momentum pertandingan dapat dikuasai lebih cepat.
Baca Juga :Joshua Pacio Pertahankan Gelar Dunia usai Tundukkan Mansur Malachiev
Tubuh Atlet Bisa Berubah dalam Hitungan Detik
Dalam penjelasannya, Chandler menyoroti bagaimana tubuh seorang atlet bisa bereaksi secara tidak terduga ketika pertandingan berlangsung. Seorang petarung dapat menerima pukulan keras selama bertahun-tahun tanpa mengalami cedera serius. Namun, pada kesempatan lain, satu gerakan kecil justru mampu menyebabkan kerusakan yang signifikan. Menurutnya, kondisi tersebut merupakan bagian dari risiko olahraga tarung profesional yang tidak bisa diprediksi sepenuhnya. Karena itu, publik sebaiknya tidak langsung menghubungkan setiap cedera dengan teori konspirasi. Chandler menilai apa yang terjadi kepada McGregor lebih mencerminkan sifat olahraga MMA yang penuh ketidakpastian dibandingkan adanya skenario tertentu. Pendapat tersebut juga mengingatkan bahwa setiap laga di dalam oktagon selalu menyimpan risiko besar, bahkan bagi atlet dengan pengalaman dan kondisi fisik terbaik sekalipun.
Rivalitas Lama Membuat Chandler Memahami McGregor
Hubungan Chandler dan McGregor memiliki sejarah panjang. Keduanya pernah menjadi pelatih dalam ajang The Ultimate Fighter dan hampir bertemu di UFC 303 pada 2024. Sayangnya, laga tersebut batal setelah McGregor mengalami cedera jari kaki yang memaksanya mundur. Penundaan itu membuat Chandler harus menunggu lebih lama untuk mewujudkan duel impiannya. Meski demikian, pengalaman tersebut justru membuat Chandler semakin memahami karakter McGregor sebagai seorang kompetitor. Ia percaya mantan juara kelas ringan dan kelas bulu UFC itu benar-benar ingin memenuhi janjinya untuk kembali bertarung. Menurut Chandler, semua proses negosiasi yang pernah mereka jalani menunjukkan bahwa McGregor memiliki komitmen besar terhadap pertandingan dan tidak pernah berniat menghindari tantangan yang telah disepakati.
Chandler Menilai Kehormatan McGregor Masih Layak Dihargai
Di akhir pernyataannya, Michael Chandler menegaskan bahwa kritik terhadap kehidupan pribadi McGregor boleh saja disampaikan. Namun, ketika berbicara mengenai profesionalisme di dalam arena, ia tetap memberikan penghormatan kepada rivalnya tersebut. Chandler percaya McGregor selalu berusaha memenuhi komitmennya sebagai petarung, termasuk ketika berupaya kembali setelah beberapa tahun absen akibat cedera panjang. Ia memahami kekecewaan para penggemar karena pertandingan UFC 329 berakhir jauh lebih cepat dari harapan. Meski demikian, Chandler mengajak publik untuk tidak terburu-buru mempercayai teori yang belum memiliki dasar kuat. Baginya, McGregor mungkin memiliki banyak kekurangan di luar oktagon, tetapi dalam dunia kompetisi, ia tetap dikenal sebagai atlet yang menghargai pertarungan, menghormati lawan, dan tidak pernah masuk ke arena hanya demi mengejar bayaran semata.