Inews Combat Sports – Brendan Allen harus bekerja jauh lebih keras dari perkiraannya ketika menghadapi Christian Leroy Duncan pada laga utama UFC Vegas 122. Allen datang dengan pengalaman dan rangkaian kemenangan yang membuatnya lebih diunggulkan. Namun, Duncan menunjukkan bahwa ia tidak berniat menjadi sekadar batu loncatan. Sejak ronde pertama, kedua petarung terlibat dalam duel yang menguras tenaga dan membutuhkan kesabaran. Duncan tampil agresif, sementara Allen berusaha membaca setiap celah sebelum meningkatkan tekanan. Meski tidak selalu tampil dominan, Allen tetap menjaga fundamental permainannya dengan baik. Ia mampu mengendalikan beberapa pertukaran penting dan mencari kesempatan membawa pertarungan ke bawah. Situasi tersebut membuat duel terasa semakin menegangkan seiring berjalannya waktu. Pada akhirnya, kemenangan tidak datang dengan mudah. Allen harus menunggu hingga ronde kelima untuk menemukan momen yang akhirnya mengubah seluruh jalannya pertarungan.
Strategi Clinch Duncan Justru Membuka Peluang bagi Allen
Christian Leroy Duncan memulai pertarungan dengan tekanan tinggi dan mencoba memaksa Allen bertarung dalam ritmenya. Namun, keputusannya menggunakan permainan clinch di dekat pagar justru memberikan kesempatan kepada lawannya. Allen membaca posisi tersebut dengan cepat dan mendapatkan takedown tanpa membuang banyak energi. Duncan kemudian mampu memperbaiki posisi dan mencoba keluar dari tekanan. Pertarungan semakin panas setelah beberapa insiden membuat ritme duel terasa tidak stabil. Meski demikian, Allen tetap berusaha fokus pada strategi utamanya. Ia tidak terburu-buru mengejar penyelesaian dan lebih memilih memanfaatkan kesalahan lawan. Pendekatan tersebut menjadi penting karena Duncan memiliki kemampuan atletis yang membuatnya tetap berbahaya dalam berbagai situasi. Bahkan ketika tertekan, Duncan terus mencari jalan untuk membalikkan keadaan. Karena itu, Allen harus menjaga disiplin sepanjang pertarungan. Setiap keputusan kecil mulai memiliki arti besar ketika duel memasuki ronde-ronde berikutnya.
Baca Juga :Duel Devin Haney vs Shakur Stevenson Makin Dekat, Bobot Mulai Disepakati
Pengurangan Poin Mengubah Tekanan pada Ronde Kedua
Ketegangan meningkat pada ronde kedua setelah terjadi pelanggaran yang melibatkan mata Allen. Wasit Marc Goddard kemudian memberikan pengurangan satu poin kepada Duncan. Keputusan tersebut menjadi bagian penting dari jalannya pertandingan karena membuat Duncan berada dalam posisi yang semakin sulit. Setelah insiden itu, Allen mulai menemukan ritme yang lebih nyaman. Ia mendaratkan serangan yang lebih efektif ketika pertarungan berlangsung dalam posisi berdiri. Selain itu, Allen kembali memanfaatkan kemampuan grappling dengan membawa Duncan ke kanvas ketika ronde masih menyisakan lebih dari dua menit. Dari posisi tersebut, Allen mampu mempertahankan kontrol dan membuat lawannya bekerja keras untuk bertahan. Duncan tetap menunjukkan keberanian, tetapi ia harus mengeluarkan energi tambahan untuk menghadapi tekanan tersebut. Sementara itu, Allen terlihat semakin percaya diri. Momentum perlahan berpindah kepadanya, meskipun pertarungan masih menyimpan banyak kejutan sebelum mencapai ronde terakhir.
Duel Berubah Tidak Terduga Memasuki Ronde Tengah
Ronde ketiga dan keempat menghadirkan pertarungan yang sulit ditebak. Brendan Allen dan Christian Leroy Duncan sama-sama membuat beberapa keputusan yang membuka peluang bagi lawan. Alih-alih satu petarung menguasai pertandingan secara penuh, momentum bergerak dari satu sisi ke sisi lainnya. Kondisi tersebut membuat laga semakin menarik sekaligus menegangkan. Allen memiliki pengalaman untuk mengontrol posisi, tetapi Duncan terus menunjukkan daya tahan dan keberanian untuk menyerang. Setiap kesalahan bisa mengubah hasil pertandingan dalam hitungan detik. Karena itu, keduanya harus mengatur energi menjelang ronde terakhir. Allen tetap mencoba memadukan serangan berdiri dengan ancaman takedown. Sebaliknya, Duncan mencari kesempatan untuk menciptakan serangan yang dapat menghentikan tekanan lawannya. Pertarungan yang semula terlihat bisa menjadi kemenangan nyaman bagi Allen akhirnya berkembang menjadi ujian mental. Ia membutuhkan kesabaran sampai kesempatan terbaik benar-benar muncul di ronde kelima.
Baca Juga :O’Shaquie Foster Tantang Emanuel Navarrete dalam Duel Panas Dua Juara Dunia
Rear-Naked Choke Menjadi Penutup Dramatis Ronde Kelima
Momen penentu akhirnya datang pada ronde kelima ketika Brendan Allen berhasil membawa pertarungan menuju wilayah yang sangat ia kuasai. Setelah melalui empat ronde yang melelahkan, Allen menemukan posisi untuk menyerang punggung Duncan. Ia kemudian membangun kontrol sebelum mengunci rear-naked choke. Duncan mencoba bertahan sekuat tenaga ketika tekanan semakin besar. Namun, Allen tidak memberikan ruang yang cukup bagi lawannya untuk membebaskan diri. Setelah perjuangan panjang, kuncian tersebut akhirnya menghasilkan tap dan memastikan kemenangan Allen sebelum pertarungan mencapai keputusan juri. Penyelesaian itu terasa dramatis karena Allen harus melewati berbagai momentum sulit sepanjang pertandingan. Selain menunjukkan kemampuan grappling, kemenangan tersebut memperlihatkan ketenangannya dalam menunggu kesempatan. Allen tidak membutuhkan penampilan sempurna untuk mendapatkan hasil penting. Ia hanya membutuhkan satu posisi yang tepat. Ketika kesempatan itu datang, petarung berusia 30 tahun tersebut mampu memanfaatkannya secara efektif.
Empat Kemenangan Beruntun Memperkuat Posisi Brendan Allen
Kemenangan di UFC Vegas 122 memperpanjang catatan positif Brendan Allen menjadi empat kemenangan beruntun. Hasil tersebut memiliki arti besar karena Christian Leroy Duncan datang dengan momentum lima kemenangan berturut-turut. Allen bukan hanya menghentikan laju lawannya, tetapi juga mempertahankan posisinya di tengah persaingan ketat kelas menengah UFC. Setelah pertandingan, Allen kembali menyinggung perjalanan yang harus ia tempuh menghadapi para penantang lapar meskipun sudah berada di jajaran atas divisi. Situasi tersebut membuat setiap laga membawa risiko besar terhadap posisi yang telah ia bangun. Namun, kemenangan atas Duncan memberikan argumen baru bagi Allen untuk meminta kesempatan menghadapi nama yang lebih besar. Dengan pengalaman, kemampuan grappling, dan mental yang kembali teruji, ia kini memiliki momentum kuat. Tantangan berikutnya adalah mengubah kemenangan beruntun tersebut menjadi kesempatan yang benar-benar membawanya semakin dekat dengan perebutan gelar UFC.
Allen Mulai Membidik Perebutan Gelar atau Dricus du Plessis
Setelah menuntaskan pekerjaannya, Brendan Allen tidak menyembunyikan ambisinya untuk mendapatkan pertandingan yang lebih besar. Ia menilai empat kemenangan beruntun seharusnya membuka jalan menuju kesempatan perebutan gelar atau duel melawan mantan juara Dricus du Plessis. Keinginan tersebut mencerminkan rasa percaya diri Allen setelah melewati ujian panjang melawan Duncan. Meski begitu, persaingan kelas menengah UFC selalu berubah cepat. Satu kemenangan besar dapat mengangkat seorang petarung, sementara satu kekalahan bisa membuat antrean menuju gelar semakin panjang. Karena itu, kemenangan dramatis di UFC Vegas 122 menjadi modal penting bagi Allen. Ia telah membuktikan bahwa dirinya mampu bertahan ketika pertandingan tidak berjalan sesuai rencana. Lebih penting lagi, ia tetap mampu menemukan penyelesaian pada saat tekanan mencapai titik tertinggi. Kini perhatian beralih kepada UFC dan keputusan mereka mengenai langkah berikutnya dalam perjalanan karier Allen.