Inews Combat Sports – Tom Aspinall kini tengah menjalani masa pemulihan setelah cedera mata yang dideritanya saat melawan Ciryl Gane. Cedera tersebut terjadi di ronde pertama pertarungan perebutan gelar juara kelas berat, yang berakhir sebagai no-contest. Bagi Aspinall, periode istirahat ini bukan sekadar waktu tanpa bertanding, melainkan ujian mental dan fisik yang berat. “Ini waktu yang sulit. Jika tidak bertarung, saya juga tidak mendapat penghasilan. Saya tidak duduk di sini untuk bersenang-senang,” ujar Aspinall dalam wawancara eksklusif. Kondisi ini memaksa Aspinall untuk menunda target comeback-nya, meski motivasinya untuk kembali ke octagon tetap tinggi. Fokus Aspinall saat ini adalah mengembalikan penglihatan dan kekuatan fisik agar bisa kembali tampil optimal.
Ketegangan dengan Dana White
Interaksi Aspinall dengan UFC CEO Dana White sempat memanas terkait cedera matanya. White awalnya terlihat meremehkan dampak cedera, meski kemudian mengklarifikasi tidak bermaksud menyinggung. Aspinall merasa bahwa komunikasi keduanya masih belum sepenuhnya selaras. “Dia tidak mengatakannya langsung, tapi ada beberapa sindiran,” kata Aspinall. Situasi ini menimbulkan ketegangan tersendiri, karena Aspinall berharap dukungan penuh dari pihak UFC, mengingat cedera tersebut adalah bagian dari risiko profesinya. Hubungan profesional antara pejuang dan manajemen promotor menjadi krusial dalam memastikan pemulihan dan rencana comeback berjalan lancar.
Baca Juga : Rolly Romero Diangkat Menjadi Super Champion, Mengapa Jadi Perdebatan?
Ambisi Kembali ke Pertarungan Besar
Meski cedera, Aspinall menegaskan keinginannya untuk kembali ke pertarungan besar secepat mungkin. Ia menekankan bahwa sejak usia 10 tahun, seluruh hidupnya dihabiskan untuk berlatih dan bertanding, sehingga duduk di luar octagon bukan pilihan yang menyenangkan. “Saya ingin bertarung lagi, di panggung besar, dengan penonton di sekitar,” ujar juara kelas berat tersebut. Semangat ini menjadi motivasi utama Aspinall untuk memulihkan diri dengan cepat dan tetap menjaga mental agar siap menghadapi lawan berikutnya.
Langkah Baru dengan Eddie Hearn
Aspinall baru-baru ini menandatangani kontrak manajemen dengan Eddie Hearn, bos Matchroom Boxing. Langkah ini menarik perhatian karena Hearn sebelumnya sering berseteru dengan Dana White terkait promosi pertarungan. Dengan dukungan Hearn, Aspinall berharap bisa menavigasi kariernya secara lebih fleksibel dan mendapatkan peluang bertarung di platform yang lebih luas. Kolaborasi ini juga membuka diskusi tentang kemungkinan pertarungan lintas promosi, meski White menegaskan bahwa saat ini fokus tetap pada UFC.
Baca Juga : Tommy Fury vs Eddie Hall Resmi Memanas, Duel Teknik Tinju dan Kekuatan Raksasa Jadi Sorotan
Strategi Karier yang Lebih Luas
Kerja sama dengan Hearn bukan hanya soal pertarungan tunggal, tapi juga strategi jangka panjang. Aspinall kini memiliki akses ke jaringan promosi global yang lebih luas, memungkinkan pengelolaan karier yang lebih terstruktur. Ini termasuk perencanaan pertarungan, pemasaran, hingga keterlibatan dalam event-event internasional. Bagi Aspinall, langkah ini penting untuk memastikan bahwa ketika ia kembali ke octagon, peluang dan eksposur yang didapat bisa maksimal.
Dukungan Penggemar dan Media
Selama masa pemulihan, Aspinall menerima dukungan dari penggemar dan media internasional. Banyak yang menunggu kembalinya sang juara ke octagon, sehingga tekanan mental tetap tinggi. Namun Aspinall menekankan pentingnya menjaga fokus pribadi dan kesehatan fisik agar comeback nanti tidak terburu-buru. Ia berterima kasih atas dukungan publik yang terus mendorong semangatnya untuk bangkit kembali.
Rencana Comeback Masih Misteri
Hingga kini, tanggal pasti comeback Tom Aspinall masih menjadi misteri. Ia memilih untuk fokus pada pemulihan penuh daripada menetapkan deadline yang bisa mengganggu proses penyembuhan. Meskipun demikian, keyakinannya untuk kembali lebih kuat dari sebelumnya jelas terlihat. Para penggemar UFC pun menanti dengan antusias, berharap Aspinall bisa kembali menunjukkan dominasi di kelas berat dan melanjutkan kisahnya sebagai juara tak terbantahkan.