Skip to content

inewscombatsports.com

Berita Seputar Olahraga Combat Dunia

Primary Menu
  • Home
  • Berita
  • Fight
  • Trending
  • Home
  • Berita
  • Kesuksesan di Arena Baru: Demetrious Johnson: Kepindahan ke ONE Championship adalah Keputusan Terbaik dalam Karier Saya
  • Berita

Kesuksesan di Arena Baru: Demetrious Johnson: Kepindahan ke ONE Championship adalah Keputusan Terbaik dalam Karier Saya

iNews Combat Sports April 24, 2025 3 minutes read
Demetrious Johnson

News Combat Sports – Demetrious Johnson, legenda seni bela diri campuran asal Amerika Serikat, baru-baru ini kembali menyampaikan pandangannya tentang karier profesionalnya. Dalam wawancara eksklusif, ia menegaskan bahwa keputusan pindah dari UFC ke ONE Championship merupakan salah satu pilihan terbaik yang pernah ia buat. Johnson, yang dikenal dengan julukan “Mighty Mouse”, merasa menemukan kebebasan kreatif serta penghargaan yang lebih dalam terhadap gaya bertarung dan dedikasi atlet di organisasi asal Asia tersebut. Selain itu, ia juga mengaku mendapat tantangan baru yang membuatnya semakin berkembang sebagai petarung dan pribadi.

Perbedaan Atmosfer antara UFC dan ONE Championship

Demetrious Johnson menjelaskan bahwa suasana kompetisi di ONE Championship sangat berbeda dibandingkan dengan UFC. Ia menyebut bahwa di ONE, nilai-nilai seperti rasa hormat, sportivitas, dan kedisiplinan sangat dijunjung tinggi. Tidak ada drama berlebihan atau perang kata yang sering menghiasi panggung UFC. Baginya, hal ini sangat menyegarkan dan memberi ruang untuk fokus murni pada seni bertarung. Selain itu, ONE Championship memberikan panggung untuk berbagai gaya bela diri seperti Muay Thai, submission grappling, dan kickboxing. Hal ini membuat Johnson merasa tertantang dan termotivasi untuk terus belajar serta menyesuaikan diri dengan lingkungan baru.

“Baca Juga : Patricio Pitbull Sesali Penampilan Kurang Maksimal di UFC 314”

Kebebasan Gaya Bertarung dan Kreativitas

Salah satu hal yang paling disukai Johnson di ONE adalah kebebasan untuk mengekspresikan teknik bertarungnya. Di UFC, ia merasa harus lebih strategis dalam mengikuti ritme dan ekspektasi promotor serta penggemar. Di ONE, ia lebih bebas menggunakan teknik gabungan dari berbagai disiplin bela diri. Johnson bahkan pernah terlibat dalam pertarungan “special rules fight” melawan Rodtang Jitmuangnon, yang menggabungkan ronde Muay Thai dan MMA. Pertarungan itu membuktikan kemampuannya beradaptasi dengan situasi yang tidak konvensional. Ini adalah tantangan langka yang tidak ia dapatkan selama bertahun-tahun bertarung di Amerika.

Aspek Keluarga dan Keseimbangan Hidup

Tidak hanya dari sisi profesional, Johnson juga mengaku kepindahannya ke ONE Championship berdampak positif terhadap kehidupan pribadinya. Ia kini merasa memiliki lebih banyak waktu untuk keluarga. Jadwal pertarungan yang tidak sepadat di UFC memberinya kesempatan untuk menyeimbangkan karier dan kehidupan rumah tangga. Hal ini sangat penting baginya karena Johnson adalah seorang ayah yang aktif mendampingi tumbuh kembang anak-anaknya. Ia juga merasa lebih tenang secara mental karena tidak lagi harus terlibat dalam promosi pertarungan yang penuh tekanan dan drama. Keseimbangan ini membuat performanya di dalam ring semakin maksimal.

“Simak juga: Lille OSC Unggul Besar, Tetapi Gol Terbanyak Disumbang Pemain Feyenoord”

Tantangan Baru dan Evolusi Sebagai Petarung

Berada di ONE Championship membuat Johnson kembali merasa seperti petarung muda yang haus pengalaman. Ia menghadapi lawan-lawan baru dari berbagai latar belakang dan gaya bertarung. Tantangan ini memaksanya terus berinovasi dan meningkatkan level tekniknya. Johnson bahkan mengakui bahwa beberapa lawannya di ONE lebih sulit dihadapi dibandingkan petarung top di UFC. Ini membuktikan bahwa standar kompetisi di Asia tidak bisa dianggap remeh. Sebagai petarung veteran, ia senang diberi tantangan yang mampu mendorong batasan fisik dan mentalnya. Dengan begitu, ia merasa masih relevan dan punya tempat dalam dunia MMA yang terus berkembang.

Warisan dan Dampak di Dunia MMA

Kini, Demetrious Johnson tidak hanya dikenal sebagai mantan juara flyweight UFC, tetapi juga sebagai simbol transisi sukses dari barat ke timur. Ia telah membuka mata banyak penggemar MMA bahwa ada dunia yang luas di luar UFC. Banyak petarung muda kini menjadikan Johnson sebagai inspirasi untuk berani mencari tantangan baru di luar zona nyaman. Dengan keberaniannya, ia turut memperkuat posisi ONE Championship sebagai organisasi global yang setara secara kualitas. Johnson berharap warisannya bukan hanya berupa sabuk juara, tetapi juga semangat untuk terus belajar, beradaptasi, dan tumbuh sebagai manusia maupun petarung.

Post navigation

Previous: Reaksi Dunia Tinju atas Kemenangan Ongen Saknosiwi
Next: Laga Wajib IBF untuk Dubois vs Chisora Tuai Pro dan Kontra

Related Stories

Rafael Fiziev Bangkit Spektakuler! Knockout Memukau Manuel Torres di UFC Baku Bikin Publik Terpana
  • Berita
  • Fight

Rafael Fiziev Bangkit Spektakuler! Knockout Memukau Manuel Torres di UFC Baku Bikin Publik Terpana

Fandi Teguh June 28, 2026
Conor McGregor Buka Suara soal Masa Sulit di Luar Oktagon, Mengaku Belajar dari Kesalahan Masa Lalu
  • Berita
  • Fight

Conor McGregor Buka Suara soal Masa Sulit di Luar Oktagon, Mengaku Belajar dari Kesalahan Masa Lalu

Fandi Teguh June 25, 2026
Matt Brown Soroti Perayaan Ronda Rousey dan Jake Paul Usai Ungguli Rating UFC White House Card
  • Berita
  • Fight

Matt Brown Soroti Perayaan Ronda Rousey dan Jake Paul Usai Ungguli Rating UFC White House Card

Fandi Teguh June 23, 2026

Recent Posts

  • Rafael Fiziev Bangkit Spektakuler! Knockout Memukau Manuel Torres di UFC Baku Bikin Publik Terpana
  • Conor McGregor Buka Suara soal Masa Sulit di Luar Oktagon, Mengaku Belajar dari Kesalahan Masa Lalu
  • Matt Brown Soroti Perayaan Ronda Rousey dan Jake Paul Usai Ungguli Rating UFC White House Card
  • Ciryl Gane dan Kontroversi UFC: Benarkah Ia Petarung Paling Kotor di Octagon?
  • Justin Gaethje Akhirnya Juara UFC, Perjalanan Panjang yang Berbuah Gelar Impian
  • Conor McGregor Buka Suara soal Tuduhan Obat Terlarang, UFC Beri Dukungan Penuh Jelang Comeback Besar
  • Alex Pereira Murka Usai Kekalahan di UFC White House, Soroti Pukulan Ilegal dan Desak Rematch
  • Justin Gaethje Bungkam Prediksi Ilia Topuria dan Rebut Gelar Juara UFC dengan Cara Dramatis
  • Tommy Fury Taklukkan Eddie Hall Lewat Strategi Cerdas, Tantangan Chase DeMoor Langsung Ditolak
  • Tommy Fury Tantang Raksasa Ring Eddie Hall, Duel Tak Seimbang yang Mengguncang Dunia Tinju

Categories

  • Berita
  • Fight
  • Trending

Archives

  • June 2026
  • May 2026
  • April 2026
  • March 2026
  • February 2026
  • January 2026
  • December 2025
  • November 2025
  • October 2025
  • September 2025
  • August 2025
  • July 2025
  • May 2025
  • April 2025
  • March 2025
  • February 2025
  • January 2025
  • December 2024
  • November 2024
  • October 2024

Copyright © inewscombatsports.com | All rights reserved. | MoreNews by AF themes.