Inews Combat Sports – Alexandre Pantoja akhirnya memberikan kabar yang dinanti para penggemar UFC setelah beberapa bulan menjalani masa pemulihan akibat cedera lengan. Mantan juara kelas terbang itu memastikan kondisi fisiknya kini telah kembali prima dan siap memasuki pemusatan latihan penuh. Cedera yang dialami pada akhir 2025 sempat menghentikan langkahnya ketika sedang mempertahankan sabuk juara melawan Joshua Van. Namun, semangat juang Pantoja tidak pernah padam. Ia mengaku tetap datang ke tempat latihan hanya beberapa hari setelah cedera meskipun hanya bisa menggunakan satu tangan. Sikap tersebut mencerminkan karakter petarung asal Brasil yang selama ini dikenal pantang menyerah. Kini, setelah dinyatakan pulih, fokusnya hanya satu, yaitu kembali memasuki oktagon dan membuktikan bahwa dirinya masih pantas bersaing di level tertinggi divisi flyweight UFC.
Cedera Mengubah Jalannya Pertarungan Melawan Joshua Van
Pertemuan pertama antara Alexandre Pantoja dan Joshua Van menjadi salah satu momen yang paling disayangkan oleh banyak penggemar MMA. Pertarungan yang diprediksi berlangsung sengit justru berubah arah setelah Pantoja mengalami cedera lengan pada awal laga ketika mencoba menghindari serangan lawan. Situasi tersebut membuat pertandingan tidak berkembang sesuai harapan. Meski hasil resmi mencatat kemenangan bagi Joshua Van, Pantoja merasa duel tersebut belum benar-benar memberikan jawaban mengenai siapa petarung terbaik di divisi flyweight. Baginya, cedera menjadi faktor yang sangat memengaruhi jalannya pertandingan. Karena itulah, ia ingin mendapatkan kesempatan kedua agar bisa bertarung dalam kondisi terbaik tanpa gangguan fisik. Ambisi tersebut menjadi motivasi utama yang terus mendorongnya kembali berlatih selama proses pemulihan berlangsung.
Baca Juga : Harlem Eubank Bidik Langkah Besar saat Hadapi David Papot di London
Ambisi Merebut Kembali Sabuk Juara Masih Sangat Besar
Bagi Alexandre Pantoja, kehilangan sabuk juara bukan berarti kehilangan tujuan. Justru pengalaman tersebut menjadi bahan bakar untuk kembali bekerja lebih keras dibanding sebelumnya. Ia menegaskan masih memiliki banyak impian yang ingin diwujudkan di UFC. Menurutnya, menjadi juara bukan hanya soal mengangkat sabuk emas, melainkan juga memiliki kesempatan memberikan inspirasi kepada para penggemar melalui perjalanan hidup dan perjuangan di dalam oktagon. Semangat tersebut membuat Pantoja tetap menjaga kondisi tubuhnya selama masa pemulihan. Ia percaya bahwa kesempatan untuk kembali merebut gelar masih terbuka lebar apabila mampu menunjukkan performa terbaik saat kembali bertanding. Mental juara yang selama ini melekat pada dirinya menjadi alasan mengapa banyak pengamat masih memasukkan namanya sebagai salah satu penantang terkuat di kelas flyweight.
Divisi Flyweight Dinilai Semakin Kompetitif dan Menarik
Selama Pantoja menjalani pemulihan, divisi flyweight terus berkembang dengan munculnya berbagai pertarungan berkualitas tinggi. Joshua Van berhasil mempertahankan gelarnya, sementara sejumlah petarung lain seperti Manel Kape dan Brandon Royval juga menunjukkan performa yang mengesankan. Menurut Pantoja, perkembangan tersebut justru menjadi kabar baik bagi masa depan divisi flyweight. Persaingan yang semakin ketat membuat setiap pertandingan memiliki kualitas teknik dan tempo yang sangat tinggi. Ia menilai kelas flyweight kini menjadi salah satu divisi paling menghibur di UFC karena hampir seluruh petarung mampu menghadirkan aksi cepat serta pertarungan penuh strategi. Kehadiran banyak penantang baru juga diyakini akan membuat perebutan gelar semakin menarik sehingga perhatian penggemar terhadap divisi ini terus meningkat.
Baca Juga :Murat Gassiev Pertahankan Gelar WBA Heavyweight Hentikan Peter Kadiru
Joshua Van Tetap Menjadi Target Utama Sang Mantan Juara
Meski banyak nama besar bermunculan sebagai penantang gelar, Alexandre Pantoja tidak menyembunyikan keinginannya untuk kembali menghadapi Joshua Van. Ia menganggap masih memiliki urusan yang belum benar-benar selesai dengan sang juara bertahan. Pantoja mengakui bahwa secara hasil resmi dirinya memang kalah. Namun, sebagai seorang petarung, ia merasa belum memperoleh kesempatan menunjukkan kemampuan terbaik akibat cedera yang datang terlalu cepat. Karena alasan itulah, duel ulang dianggap sebagai cara paling adil untuk menjawab siapa yang lebih unggul. Pernyataan tersebut bukan bentuk meremehkan kemampuan Joshua Van, melainkan wujud keyakinan bahwa pertarungan pertama belum memberikan gambaran sebenarnya. Sikap sportif itu justru menunjukkan rasa hormat Pantoja terhadap lawannya sekaligus keinginannya menyelesaikan rivalitas secara terbuka di dalam oktagon.
Ancaman Baru Muncul dari Manel Kape dan Penantang Lain
Selain Joshua Van, Pantoja juga memberikan perhatian kepada perkembangan Manel Kape yang tampil impresif dalam beberapa pertarungan terakhir. Kemenangan spektakuler Kape atas Kyoji Horiguchi semakin memperkuat posisinya sebagai salah satu kandidat kuat perebut gelar berikutnya. Menurut Pantoja, Kape merupakan petarung yang memiliki kecepatan, kekuatan, dan kemampuan menyerang yang sangat berbahaya. Oleh sebab itu, ia tidak menutup kemungkinan kembali berhadapan dengan rival lamanya tersebut apabila berhasil merebut sabuk juara lebih dulu. Di sisi lain, Brandon Royval juga terus menjaga peluang melalui kemenangan penting yang diraihnya. Persaingan ketat di papan atas membuat setiap laga memiliki arti besar bagi perebutan posisi penantang utama. Situasi tersebut diyakini akan menghadirkan banyak pertarungan menarik dalam beberapa bulan mendatang.
Kembalinya Pantoja Menambah Panas Persaingan Menuju Gelar
Kepastian pulihnya Alexandre Pantoja menjadi kabar yang disambut antusias oleh para penggemar UFC di seluruh dunia. Kehadirannya kembali di divisi flyweight dipastikan menambah panas persaingan yang sebelumnya sudah berlangsung sengit. Dengan pengalaman sebagai mantan juara dunia, Pantoja tetap memiliki modal besar untuk kembali bersaing di level tertinggi. Ambisinya merebut sabuk juara sekaligus menghadapi Joshua Van diyakini akan menjadi salah satu cerita paling menarik dalam perjalanan UFC berikutnya. Para penggemar kini hanya menunggu keputusan resmi dari organisasi mengenai siapa lawan pertama yang akan dihadapi Pantoja setelah pulih. Apa pun hasilnya nanti, kembalinya petarung asal Brasil tersebut diprediksi akan membawa energi baru sekaligus meningkatkan kualitas persaingan di salah satu divisi paling kompetitif dalam dunia MMA.