Inews Combat Sports – Greg Hardy kembali menjadi perbincangan di dunia olahraga tarung. Mantan petarung UFC dan eks pemain NFL itu menuai kritik setelah gagal memenuhi batas berat badan secara drastis menjelang pertarungannya melawan Darko Stosic dalam ajang Fight Nation Championship 31 di Serbia.
Kegagalan Timbang Badan yang Mengejutkan Dunia MMA
Jelang pertarungan yang dijadwalkan berlangsung di Belgrade, Serbia, perhatian publik justru tertuju pada sesi timbang badan resmi. Greg Hardy tercatat memiliki berat sekitar 132 kilogram atau 291 pound. Angka tersebut membuatnya kelebihan sekitar 25 pound dari batas yang ditetapkan untuk laga kelas berat non-gelar. Situasi ini langsung memicu gelombang reaksi dari penggemar MMA dan para pengamat olahraga tarung. Banyak pihak menilai selisih tersebut terlalu besar untuk dianggap sebagai kesalahan kecil dalam persiapan pertandingan. Selain itu, kegagalan ini menimbulkan pertanyaan mengenai profesionalisme Hardy sebagai atlet yang masih aktif bertanding. Karena itu, sesi timbang badan yang biasanya berlangsung rutin justru berubah menjadi salah satu topik paling panas menjelang FNC 31.
Baca Juga : Eddie Hearn Tantang Dana White Lepas Tom Aspinall, Tawaran Bayaran Fantastis Picu Perdebatan
Darko Stosic Tetap Bersedia Naik ke Arena
Meski Greg Hardy gagal memenuhi batas berat badan dengan selisih yang cukup ekstrem, Darko Stosic tetap memilih menerima pertarungan tersebut. Keputusan itu mengejutkan sebagian penggemar karena banyak petarung biasanya meminta kompensasi tambahan atau bahkan menolak bertanding dalam kondisi serupa. Namun, Stosic tampaknya lebih memilih fokus pada pertarungan daripada memperpanjang polemik yang sudah terjadi. Di sisi lain, keputusan tersebut juga menunjukkan mentalitas kompetitif yang dimiliki petarung asal Serbia itu. Bertarung di hadapan publik sendiri tentu menjadi motivasi tambahan baginya. Karena itu, duel ini diperkirakan tetap berlangsung sesuai jadwal. Meski demikian, perbedaan berat badan yang cukup besar tetap menjadi perhatian karena dapat memengaruhi keseimbangan kompetisi di dalam arena.
Rekam Jejak Kontroversial Terus Mengikuti Greg Hardy
Bagi banyak penggemar olahraga, kontroversi bukanlah hal baru dalam perjalanan karier Greg Hardy. Sebelum terjun ke dunia bela diri campuran, Hardy dikenal sebagai pemain NFL yang sempat tampil di level tertinggi sepak bola Amerika. Namun, kariernya di liga tersebut berakhir dalam suasana yang penuh polemik. Kasus hukum yang melibatkan dirinya pada masa lalu membuat namanya menjadi sorotan publik selama bertahun-tahun. Meskipun proses hukum berakhir tanpa kelanjutan karena sejumlah faktor, citra Hardy di mata sebagian penggemar olahraga tetap sulit dipulihkan. Karena itu, setiap kesalahan atau kontroversi baru yang muncul sering kali mendapatkan perhatian yang jauh lebih besar dibandingkan atlet lain. Situasi tersebut kembali terlihat setelah insiden timbang badan yang terjadi menjelang FNC 31.
Perjalanan di UFC Penuh Pasang Surut dan Kritik
Setelah meninggalkan NFL, Greg Hardy mencoba membangun karier baru di dunia MMA. Langkah tersebut membawanya bergabung dengan UFC pada 2019. Awalnya, banyak orang penasaran apakah latar belakang atletiknya dapat membantunya sukses di oktagon. Namun, perjalanan Hardy di UFC ternyata tidak berjalan mulus. Ia mencatatkan beberapa kemenangan, tetapi juga mengalami sejumlah kekalahan yang membuat posisinya semakin sulit. Selain itu, ada satu insiden yang cukup unik ketika kemenangan yang diraihnya harus dibatalkan karena penggunaan inhaler di antara ronde pertandingan. Akibatnya, hasil laga tersebut diubah menjadi no contest. Karena berbagai hasil yang tidak konsisten, Hardy akhirnya berpisah dengan UFC pada 2022. Meski begitu, ia tetap berusaha mempertahankan kariernya di dunia olahraga tarung.
Baca Juga :Agit Kabayel Disebut Jadi Kandidat Terkuat Penantang Berikutnya Oleksandr Usyk
Mencari Kesempatan Baru di Tinju dan Bare-Knuckle
Setelah meninggalkan UFC, Greg Hardy tidak langsung meninggalkan dunia pertarungan. Sebaliknya, ia mencoba berbagai jalur lain untuk tetap aktif sebagai atlet profesional. Hardy sempat tampil dalam pertandingan tinju profesional dan juga kompetisi bare-knuckle boxing yang dikenal memiliki tingkat intensitas tinggi. Namun, hasil yang diraihnya masih terbilang beragam. Beberapa kemenangan memang berhasil didapatkan, tetapi performanya belum mampu mengembalikan statusnya sebagai atlet yang benar-benar diperhitungkan di level elite. Karena itu, setiap pertandingan baru selalu menjadi kesempatan penting bagi Hardy untuk membuktikan dirinya. Di sisi lain, tekanan terhadapnya semakin besar karena publik terus membandingkan performanya saat ini dengan ekspektasi tinggi yang sempat muncul ketika pertama kali memasuki dunia MMA profesional.
Kemenangan Awal Tahun Sempat Bangkitkan Harapan
Meski perjalanan kariernya penuh tantangan, Greg Hardy sempat mendapatkan momentum positif pada awal 2026. Saat itu, ia berhasil meraih kemenangan atas Phillip Latu dalam laga MMA yang menandai kembalinya dirinya ke arena setelah beberapa waktu lebih fokus pada cabang olahraga tarung lainnya. Hasil tersebut memberikan secercah harapan bahwa Hardy masih memiliki peluang untuk memperbaiki reputasinya sebagai petarung profesional. Selain itu, kemenangan itu juga menjadi modal penting menjelang pertarungan berikutnya. Namun demikian, insiden gagal timbang badan kali ini membuat sorotan positif tersebut perlahan memudar. Banyak penggemar merasa bahwa kemenangan di atas arena harus diimbangi dengan disiplin dalam proses persiapan. Karena itu, kritik kembali berdatangan setelah namanya muncul dalam berita utama karena masalah berat badan.
FNC 31 Menjadi Ujian Penting bagi Masa Depan Hardy
Pertarungan melawan Darko Stosic kini memiliki makna yang lebih besar daripada sekadar hasil pertandingan biasa. Bagi Greg Hardy, duel ini menjadi kesempatan untuk membuktikan bahwa dirinya masih layak diperhitungkan di dunia MMA. Namun, kegagalan memenuhi batas berat badan telah menciptakan tekanan tambahan yang tidak bisa diabaikan. Selain harus menghadapi lawan yang berpengalaman, Hardy juga harus menghadapi kritik dari penggemar dan media yang mempertanyakan profesionalismenya. Di sisi lain, kemenangan mungkin dapat membantu mengalihkan perhatian dari kontroversi yang terjadi. Akan tetapi, jika hasil pertandingan tidak sesuai harapan, insiden timbang badan ini berpotensi menjadi salah satu titik terendah dalam perjalanan kariernya. Karena itu, seluruh mata kini tertuju pada bagaimana Hardy menjawab tantangan tersebut di dalam arena.