Inews Combat Sports – Renato Moicano Free Agent mulai menjadi pembicaraan menjelang pertarungan pentingnya di UFC Vegas 123. Petarung berusia 37 tahun itu akan menghadapi Tom Nolan dalam duel utama kelas ringan di Meta APEX, Las Vegas. Namun, perhatian Moicano tidak hanya tertuju pada lawan yang berdiri di depannya. Ia juga mulai memikirkan masa depan setelah kontraknya dengan UFC berakhir. Moicano mengungkapkan masih memiliki tiga pertarungan dalam kesepakatan yang berlaku saat ini. Alih-alih buru-buru membicarakan kontrak baru, petarung berjuluk “Money” tersebut ingin menjalani seluruh laga yang tersisa terlebih dahulu. Setelah itu, ia berencana melihat nilai dirinya di pasar sebagai petarung bebas. Pilihan tersebut menunjukkan keberanian Moicano untuk bertaruh pada kariernya sendiri. Pada fase ketika banyak petarung mengejar keamanan kontrak, ia justru ingin membuka pintu menuju berbagai kemungkinan baru.
Tiga Pertarungan Tersisa Bisa Menentukan Nilai Moicano
Moicano tidak menutup kemungkinan bertahan bersama UFC apabila kondisi yang ditawarkan masih menarik. Baginya, keputusan tersebut akan sangat bergantung pada penghasilan dan nilai yang ia dapatkan setelah menyelesaikan kontrak. Namun, ia tidak ingin terburu-buru menentukan arah. Moicano memilih menjalani satu pertarungan demi satu pertarungan sebelum membuat keputusan besar. Pendekatan itu terasa masuk akal karena tiga laga berikutnya dapat mengubah posisi tawarnya secara signifikan. Kemenangan beruntun tentu bisa meningkatkan nilai Moicano ketika memasuki negosiasi berikutnya. Sebaliknya, hasil buruk dapat menghadirkan pilihan yang berbeda. Menariknya, ia tidak terlihat cemas menghadapi ketidakpastian tersebut. Moicano sudah membangun beberapa sumber aktivitas di luar pertarungan. Ia memiliki kanal YouTube, bisnis, pusat latihan, dan mulai membantu mengelola sejumlah petarung di Brasil. Dengan fondasi itu, masa depannya tidak sepenuhnya bergantung pada satu kontrak di dunia MMA.
Baca Juga : Cheavon Clarke Hadapi Billam-Smith, Rivalitas Lama Naik ke Profesional
Menjadi Free Agent Membuka Pintu di Luar MMA
Keinginan menjadi free agent bukan berarti Moicano sudah berencana meninggalkan dunia pertarungan. Sebaliknya, ia tampak ingin mengetahui seberapa besar nilai yang dimilikinya setelah bertahun-tahun bertarung di UFC. Popularitasnya di Brasil juga terus meningkat, sehingga peluang baru mulai terbuka. Moicano bahkan menyebut tinju dan dunia influencer sebagai kemungkinan yang dapat dipertimbangkan. Selain itu, aktivitas bisnis dan kanal YouTube memberinya ruang untuk membangun identitas di luar oktagon. Ia juga mulai mengelola petarung Brasil serta memiliki agenda pertunjukan MMA pada Desember. Kondisi tersebut membuat Moicano berada dalam posisi yang cukup unik. Ia masih kompetitif sebagai petarung, tetapi pada saat yang sama mulai menyiapkan kehidupan setelah masa aktifnya berakhir. Bagi atlet berusia 37 tahun, strategi seperti ini memiliki nilai penting. Karier olahraga profesional tidak berlangsung selamanya, sehingga memiliki beberapa jalur pendapatan dapat memberikan kebebasan dalam menentukan langkah berikutnya.
Kemenangan atas Chris Duncan Menghidupkan Kembali Momentumnya
Rencana besar Moicano datang setelah ia berhasil menghentikan periode sulit dalam kariernya. Sebelumnya, ia menelan dua kekalahan beruntun. Moicano kalah melalui penghentian saat menghadapi Islam Makhachev dalam pertarungan perebutan gelar pada UFC 311, Januari 2025. Lima bulan kemudian, ia kembali gagal meraih kemenangan setelah kalah angka dari Beneil Dariush di UFC 317. Namun, situasi berubah ketika Moicano bertemu Chris Duncan dalam laga utama UFC Vegas 115 pada April. Ia berhasil mengamankan kemenangan submission pada ronde kedua dan kembali merasakan momentum positif. Hasil tersebut menjadi penting menjelang duel berikutnya melawan Tom Nolan. Pada fase akhir karier, setiap kemenangan dapat memiliki dampak besar terhadap posisi tawar seorang petarung. Moicano memahami situasi itu. Karena itulah, UFC Vegas 123 bukan hanya tentang memenangkan sebuah laga. Pertarungan tersebut juga menjadi bagian dari perjalanan menuju kebebasan menentukan masa depannya sendiri.
Baca Juga : Lomachenko Belum Selesai, O’Shaquie Foster Jadi Target Besar Berikutnya
Dua Pembatalan Brian Ortega Membuat Moicano Beralih Arah
Sebelum Tom Nolan muncul sebagai lawan, Moicano sebenarnya dijadwalkan menghadapi Brian Ortega dalam pertandingan ulang. Pertarungan tersebut bahkan direncanakan dua kali sepanjang 2026. Duel pertama seharusnya berlangsung pada UFC 326 pada Maret, kemudian kembali dijadwalkan untuk UFC 331 pada September. Namun, Ortega mundur dalam kedua kesempatan tersebut. Situasi itu membuat Moicano frustrasi karena ia membutuhkan kepastian untuk kembali bertanding. UFC kemudian mencoba menawarkan Ortega untuk ketiga kalinya, dengan kemungkinan pertarungan berlangsung di Qatar pada November. Kali ini, Moicano menolak. Ia mengaku tidak lagi memiliki keyakinan bahwa pertandingan tersebut benar-benar akan berlangsung. Keputusan itu akhirnya membawanya kepada Tom Nolan. Bagi Moicano, menghadapi petarung muda yang sedang aktif terasa lebih menarik daripada kembali menunggu Ortega. Pilihan tersebut memang membawa risiko, tetapi setidaknya ia mendapatkan sesuatu yang sangat dibutuhkannya pada tahap ini: kesempatan nyata untuk bertarung.
Tom Nolan Membawa Ancaman Baru di UFC Vegas 123
Tom Nolan bukan pilihan yang ringan bagi Moicano. Petarung muda tersebut datang membawa lima kemenangan beruntun dan momentum yang dapat membuatnya tampil tanpa banyak beban. Namun, justru karakter seperti itulah yang dicari Moicano. Ia membutuhkan lawan yang siap bertanding dan tidak ingin kembali menghadapi ketidakpastian jadwal. Pengalaman panjang Moicano akan berhadapan dengan ambisi petarung yang ingin menggunakan nama besar lawannya sebagai batu loncatan. Situasi tersebut membuat laga utama UFC Vegas 123 memiliki cerita menarik di luar peringkat kelas ringan. Moicano sedang mempertahankan momentum sekaligus membangun nilai menjelang akhir kontraknya. Nolan, sementara itu, memiliki kesempatan untuk membuat lompatan besar apabila mampu mengalahkan veteran berpengalaman. Bagi Moicano, tekanan itu tidak dapat dihindari. Namun, jika rencananya memang menjadi free agent dengan posisi tawar kuat, menghadapi petarung berbahaya dan meraih kemenangan merupakan salah satu cara paling efektif untuk mencapainya.
Kelahiran Anak Kembar Membuat Pertarungan Ini Semakin Personal
Di balik pembicaraan tentang kontrak dan masa depan, ada alasan pribadi yang membuat Moicano ingin segera bertarung. Sang istri dijadwalkan melahirkan anak kembar pada Desember. Moicano sudah memiliki dua anak lainnya, sehingga ia memahami bahwa kehidupan keluarganya akan segera berubah besar. Setelah kelahiran tersebut, ia memperkirakan membutuhkan waktu cukup panjang sebelum dapat kembali fokus penuh pada pertarungan. Karena itu, kesempatan tampil melawan Nolan datang pada waktu yang sangat penting. Pertarungan ini bukan sekadar pekerjaan berikutnya dalam kontrak UFC. Ada keluarga yang menunggu, keputusan karier yang semakin dekat, serta masa depan yang mulai terbuka ke berbagai arah. Moicano ingin menuntaskan kontraknya, menguji pasar sebagai free agent, dan melihat apa yang datang setelahnya. Namun sebelum semua kemungkinan itu terbuka, ia masih memiliki pekerjaan di oktagon. UFC Vegas 123 menjadi langkah berikutnya dalam perjalanan seorang veteran yang kini berani mempertaruhkan masa depannya pada dirinya sendiri.